Kumparan Logo

Ini Alasan Apple Klaim M5 Ultra dan M6 sebagai Chip Terkuat yang Mereka Buat

kumparanTECHverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apple memperkenalkan dua prosesor terbarunya M5 Ultra dan M6 untuk lini Mac Mini dan Mac Studio. Foto: dok Apple
zoom-in-whitePerbesar
Apple memperkenalkan dua prosesor terbarunya M5 Ultra dan M6 untuk lini Mac Mini dan Mac Studio. Foto: dok Apple

Apple memperkenalkan dua chip baru untuk lini komputer Mac, yakni M6 dan M5 Ultra. Keduanya dirancang untuk menghadirkan peningkatan performa sekaligus memperkuat kemampuan kecerdasan buatan (AI) yang diproses langsung di perangkat.

M6 menjadi chip pertama Apple untuk Mac yang dibuat menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer. Chip ini hadir di Mac mini terbaru, sedangkan M5 Ultra menjadi otak di balik Mac Studio generasi terbaru. Apple dalam keterangan resminya menyebut M5 Ultra sebagai chip paling bertenaga yang pernah dibuat perusahaan tersebut.

Peluncuran ini juga memperlihatkan strategi Apple yang semakin menempatkan on-device AI sebagai salah satu fokus utama. Dengan kemampuan pemrosesan yang lebih tinggi dan unified memory berbandwidth besar, pengguna dapat menjalankan berbagai model AI secara lokal tanpa harus selalu mengandalkan pemrosesan di cloud.

M6 Jadi Chip 2nm Pertama Apple

M6 dirancang untuk pengguna sehari-hari, pelajar, pengembang, hingga penggemar AI yang membutuhkan komputer ringkas dengan kemampuan pemrosesan tinggi. Chip ini memiliki CPU 12-core, atau dua core lebih banyak dibandingkan M5. Konfigurasinya terdiri dari dua super core, empat performance core, dan enam efficiency core. Apple mengklaim M6 menawarkan performa CPU hingga 40 persen lebih tinggi pada Mac mini dibandingkan generasi sebelumnya.

M6 juga membawa GPU 12-core yang dilengkapi Neural Accelerator pada setiap core. Menurut Apple, konfigurasi tersebut membuat performa komputasi GPU untuk AI meningkat hampir 30 persen dibandingkan M5.

Selain itu, M6 dibekali Dual 16-core Neural Engine yang mampu memberikan performa hingga dua kali lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya. Chip tersebut mendukung unified memory hingga 32GB dengan bandwidth mencapai 170GB/s.

Apple dalam keterangan resminya menyebut M5 Ultra sebagai chip paling bertenaga yang pernah dibuat perusahaan tersebut. Foto: Dok Apple

Kemampuan ini membuat Mac mini dengan M6 tidak hanya ditujukan untuk pekerjaan produktivitas biasa. Apple juga menempatkannya sebagai perangkat yang mampu menjalankan model bahasa besar (LLM), AI agent, hingga berbagai aplikasi kreatif secara langsung di perangkat.

Dalam pengujian Apple, Mac mini M6 mampu memproses prompt LLM di LM Studio hingga 13,5 kali lebih cepat dibandingkan Mac mini dengan M1 dan hingga 4,8 kali lebih cepat dibandingkan Mac mini dengan M4.

M5 Ultra Jadi Chip Apple Paling Bertenaga

Jika M6 menyasar penggunaan sehari-hari dan pengembangan AI di perangkat, M5 Ultra ditujukan untuk kebutuhan komputasi yang jauh lebih berat. M5 Ultra merupakan chip Apple pertama yang menggunakan arsitektur quad-die. Apple menghubungkan dua chip M5 Max yang masing-masing menggunakan desain dual-die melalui teknologi UltraFusion.

Pendekatan tersebut memungkinkan empat die bekerja sebagai satu prosesor dengan bandwidth antar-die lebih dari 4,4 TB/s. Apple mengatakan kepadatan koneksi UltraFusion juga meningkat lebih dari enam kali lipat.

M5 Ultra memiliki CPU hingga 36-core dan GPU hingga 80-core. GPU-nya juga dilengkapi Neural Accelerator pada setiap core, yang memungkinkan peningkatan signifikan dalam komputasi AI.

Chip ini mendukung unified memory hingga 512GB dengan bandwidth mencapai 1,2 TB/s. Angka tersebut sekitar 50 persen lebih tinggi dibandingkan M3 Ultra.

M6 menjadi chip pertama Apple untuk Mac yang dibuat menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer. foto: dok. Apple

Kapasitas dan bandwidth memori tersebut menjadi salah satu keunggulan penting M5 Ultra untuk AI. Pengembang dapat menjalankan model AI berukuran besar secara lokal dengan akses memori yang cepat, sementara pekerja profesional dapat memanfaatkannya untuk rendering 3D, visual effects, simulasi ilmiah, pengolahan video, hingga pekerjaan komputasi intensif lainnya.

Apple mengklaim M5 Ultra mampu memberikan performa AI hingga 4,3 kali lebih tinggi dibandingkan M3 Ultra. Performa grafisnya juga meningkat hingga 1,8 kali, sedangkan performa CPU mencapai hingga 1,3 kali lebih cepat.

Mac Mini dan Mac Studio Sama-Sama Menyasar AI

Kehadiran M6 dan M5 Ultra memperlihatkan bahwa Apple tidak hanya meningkatkan performa Mac untuk aplikasi konvensional. Perusahaan juga ingin menjadikan komputer desktopnya sebagai perangkat untuk menjalankan AI secara lokal.

Mac mini dengan M6 lebih diarahkan untuk pengguna umum, pengembang, dan AI enthusiast. Sementara Mac mini dengan M5 Pro menawarkan kemampuan lebih tinggi untuk pekerjaan profesional seperti pengembangan aplikasi, video rendering, simulasi ilmiah, desain 3D, dan pengembangan AI.

Apple menyebut Mac mini dengan M5 Pro dapat dikonfigurasi dengan CPU hingga 18-core, GPU hingga 20-core, unified memory hingga 64GB, serta bandwidth memori hingga 307GB/s.

Di sisi lain, Mac Studio dengan M5 Ultra menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan kemampuan komputasi kelas workstation. Perangkat tersebut ditujukan untuk profesional di bidang visual effects, 3D, pengembangan game, data science, serta pengembangan dan pengujian model AI berukuran besar.

Mac Mini Baru Mulai US$899

Mac mini dengan M6 dibanderol mulai US$899 atau sekitar Rp 15,9 juta, sedangkan konfigurasi dengan M5 Pro mulai US$1.699 di Amerika Serikat. Keduanya sudah dapat dipesan mulai 25 Agustus 2026 dan akan mulai tersedia untuk konsumen pada 22 September 2026.

Mac mini terbaru juga mendapatkan peningkatan konektivitas. Perangkat ini mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, Ethernet 2,5Gbps dengan opsi 10Gbps, serta Thunderbolt 4 pada model M6 dan Thunderbolt 5 pada model M5 Pro.

Sementara itu, Mac Studio terbaru hadir dengan pilihan M5 Max dan M5 Ultra. Model tersebut juga mendukung Thunderbolt 5, Wi-Fi 7, Bluetooth 6, serta unified memory hingga 512GB pada konfigurasi M5 Ultra.