Tekno & Sains
·
28 Januari 2021 22:58

Ini Alasan Eiger Kirim Surat Keberatan ke YouTuber soal Video Review

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ini Alasan Eiger Kirim Surat Keberatan ke YouTuber soal Video Review (59689)
searchPerbesar
Surat keberatan Eiger untuk YouTuber. Foto: Dian Widiyanarko (@duniadian) via Twitter
Produsen alat pendukung aktivitas outdoor Eiger tengah jadi sorotan media sosial Twitter pada Kamis (28/1). Penyebabnya adalah surat keberatan kepada seorang YouTuber dengan nama akun @duniadian.
ADVERTISEMENT
Dalam surat keberatan tersebut, Eiger meminta agar konten review produk mereka yang diulas sang YouTuber diperbaiki atau dihapus. Salah satu alasannya karena videonya dianggap “kurang bagus” oleh perusahaan.
Surat keberatan tersebut pun menuai reaksi negatif dari netizen Twitter. Beberapa warganet juga mengaku bahwa pernah dikirim 'surat cinta' dari Eiger yang meminta video review mereka di YouTube untuk dihapus dengan alasan serupa. Pada Kamis (28/1) malam pukul 22.00 WIB, Eiger menjadi kata kunci terpopuler di trending topic Twitter Indonesia dengan kicauan lebih dari 22 ribu tweet.
Menanggapi reaksi negatif dari netizen tersebut, CEO Eiger Ronny Lukito buka suara terkait surat keberatan yang diberikan pihaknya.
Ronny menjelaskan, surat keberatan itu sebenarnya ditujukan sebagai masukan untuk sang YouTuber “agar lebih baik lagi.” Ia menyebut, apa yang dilakukan pihaknya “tidak tepat dan salah”, dan meminta maaf kepada fans Eiger atas kasus tersebut.
ADVERTISEMENT
Berikut alasan dan pernyataan resmi yang disampaikan CEO Eiger, Ronny Lukito, kepada kumparanTECH pada Kamis (28/1):
Atas nama perusahaan PT Eigerindo Multi Produk Industri (MPI), sebagai perusahaan yang menaungi merk EIGER Adventure, dengan rendah hati kami menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat atas masalah yang terjadi.
Terkait dengan hal tersebut, ada beberapa hal yang dapat kami sampaikan:
  • Surat yang diunggah melalui akun twitter @duniadian benar dikirimkan dari oleh tim internal kami.
  • Kami sadari, apa yang kami lakukan tidak tepat dan salah. Sejatinya maksud dan tujuan awal kami adalah untuk memberikan masukan kepada reviewer agar lebih baik lagi. Tetapi sekali lagi, kami menyadari bahwa cara penyampaian kami salah.
ADVERTISEMENT
Sekali lagi kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada Eigerian. Semoga Tuhan selalu menyertai niat baik kita.
Ini Alasan Eiger Kirim Surat Keberatan ke YouTuber soal Video Review (59690)
searchPerbesar
Eiger Flagship Store Jakarta. Foto: Agaton Kenshanahan/kumparan

Viral Surat Keberatan Eiger kepada Youtuber

Perhatian netizen ke Eiger sendiri bermula ketika seorang pengguna Twitter sekaligus YouTuber bernama Dian Widiyanarko berkicau lewat akunnya @duniadian pada Kamis (28/1) sore.
Di kicauan tersebut, Dian kaget dengan surat keberatan yang dikirim Eiger. Surat tersebut berisi soal keberatan PT Eigerindo Multi Produk Industri terhadap video review kacamata sepeda yang diulas oleh Dian di YouTube. Ada tiga alasan keberatan yang diberikan Eiger dalam surat tersebut.
Pertama perihal kualitas video review yang dibuat “kurang bagus”, sehingga membuat produk mereka terlihat berbeda dari segi warna, bahan dan detail aksesori menjadi terlihat kurang jelas. Kemudian soal suara di luar video yang dibuat Dian bisa bikin “informasi tidak jelas bagi konsumen.” Terakhir, mereka juga keberatan dengan setting lokasi pengambilan video yang disebutnya “kurang proper”.
ADVERTISEMENT
“Dari poin keberatan tersebut, kami berharap Saudara dapat memperbaiki dan/atau menghapus konten review produk kami yang saudara unggah di channel/YouTube milik saudara,” bunyi surat tersebut, yang ditandatangani pada 23 Desember 2020.
Dian, yang dalam kicauan lain di Twitter mengatakan, surat tersebut baru dia terima pada Kamis (28/1) pukul 14.03 WIB, menolak untuk menghapus konten review-nya.
Ia juga menyebut bahwa konten review miliknya memberikan tone positif dan menganggap Eiger mestinya berterima kasih karena telah mendapat promosi secara gratis ke 37 ribu subscribers YouTube miliknya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020