Ini Daftar STB buat Warga Jabodetabek Bisa Nonton Siaran TV Digital
·waktu baca 2 menit

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan menyuntik mati siaran televisi (TV) analog dan beralih ke siaran TV digital di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mulai Rabu (5/10) besok.
Pemerintah menilai Jabodetabek dan sekitarnya sudah siap untuk diberlakukan analog Switch Off (ASO), seperti tersedianya siaran tv analog dan bantuan set top box (STB) untuk rumah tangga miskin sudah terdistribusi.
“Kominfo mengumumkan wilayah Jabodetabek dan sekitarnya telah memenuhi kriteria ASO, maka penghentian siaran TV analog oleh seluruh lembaga penyiaran di jabodetabek akan dilakukan secara serempak pada tanggal 5 oktober 2022 pukul 24.00 WIB,” ujar Staf Khusus Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti, pada 23 September 2022 lalu.
Bicara soal STB, perangkat tersebut memang dibutuhkan warga untuk bisa menonton siaran TV digital tanpa perlu membeli TV baru.
STB bekerja seperti converter, dengan fungsi menangkap sinyal digital sehingga TV bisa membacanya dan menayangkan siaran digital. Meski tersedia banyak di pasar, Kominfo mengimbau masyarakat untuk tidak asal membelinya.
“Pilih yang sudah bersertifikat dari Kominfo."
Untuk kamu yang belum memilikinya, berikut daftar STB resmi bersertifikat yang tersedia di pasar Indonesia:
Daftar STB buat Bisa Nonton Siaran TV Digital
Table Embed
Menampilkan 10 data dari 70 data
MEREK | MODEL/TIPE |
|---|---|
ADVAN | DVB-10KK |
AKARI | ADS-2230 |
AKARI | ADS-210 |
AKARI | ADS-168 |
AKARI | ADS-525 |
ALDO | AB3 |
ALDO | STB 03 |
CBM | SEI130LN |
CBM | DTP2162 |
CBM | CBM91T |
STB yang sudah bersertifikasi Kominfo punya fitur Early Warning System (EWS). Fitur ini bisa menginformasikan soal bencana, seperti gempa bumi, yang akan tampil di layar televisi.
Ada juga tanda khusus di kemasan perangkat, yakni logo DVB T2, tulisan Siap Digital, dan gambar MODI yang menjadi maskot Siap Digital.
Setelah Jabodetabek, Kominfo berencana menghentikan siaran TV analog di sembilan wilayah lainnya di Indonesia. Empat di antaranya di Pulau Jawa, sementara sisanya berasal dari luar Pulau Jawa. Berikut daftar wilayahnya:
Bandung
Yogyakarta
Semarang
Surabaya
Medan
Banjarmasin
Bali
Palembang
Makassar
“Setelah Jabodetabek ini bersiap Bandung, Semarang, Jogja (Yogyakarta), Surabaya, kemudian setelah itu luar Pulau Jawa Medan, Banjarmasin, Bali, Palembang, kemudian Makassar,” jelas Direktur Penyiaran Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kementerian Kominfo, Geryantika Kurnia, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (23/9).
