Ini Gundam Raksasa Pertama di Indonesia: Made in Ciasem, Tinggi 5,3 Meter

24 November 2021 6:31
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ini Gundam Raksasa Pertama di Indonesia: Made in Ciasem, Tinggi 5,3 Meter (38116)
searchPerbesar
Gundam raksasa RX-78-2 setinggi 5,3 meter buatan Anwar Maulana, pengrajin replika asal Subang, Jawa Barat. Foto: Anwar Maulana
Seorang perajin model replika asal Ciasem, Subang, Jawa Barat, tengah membuat robot Gundam raksasa pertama di Indonesia dengan ukuran hingga 5,3 meter. Pengrajin tersebut, yang bernama Anwar Maulana, membagikan proses pengerjaan robot Gundam raksasa itu lewat akun Facebook pribadinya.
ADVERTISEMENT
Anwar mendapat pesanan robot Gundam raksasa itu dari seorang pembeli asal Bali. Pesanan replika digarap sejak Mei lalu, di mana pembelinya bilang akan memamerkan robot Gundam raksasa buatannya di Bali pada perayaan tahun baru mendatang.
Dia sedang menggarap model replika dari Gundam RX-78-2. Dia klaim belum pernah ada orang Indonesia yang membuat model replika gundam setinggi lebih dari 5 meter seperti ini.
Itu rencana awal tingginya 5 meter. Ternyata hasilnya 5 meter 30 cm. Modelnya Gundam RX-78-2.
- Anwar Maulana, perajin replika -
Kerangka Gundam raksasa tersebut berbahan dasar kayu mahoni. Ia juga memakai bahan triplek setebal 3 mm untuk armor dan scotlite sebagai pewarnanya.
“Itu harganya Rp 25 juta. Ongkos (kirim) ditanggung mereka (pembeli) semua,” jelas Anwar yang mengaku masih pemula di bidang kerajinan replika.
Anwar, yang saat ini berusia 41 tahun, telah membuka kerajinan replika sejak 2018. Ia kerap membagikan hasil karyanya di Facebook—platform media sosial yang juga menjadi tempat dirinya menerima pesanan dari calon pembeli.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan posting di Facebook-nya, Anwar membuat berbagai replika mulai dari Gundam hingga mobil. Adapun ukuran replika Gundam yang ia buat rata-rata setinggi 2 hingga 3 meter.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Ini Gundam Raksasa Pertama di Indonesia: Made in Ciasem, Tinggi 5,3 Meter (38117)
searchPerbesar
Anwar Maulana, pengrajin replika asal Subang, Jawa Barat. Foto: Anwar Maulana
Untuk mengerjakan Gundam RX-78-2 setinggi 5,3 meter itu, Anwar bekerja seorang diri. Ia menyebut bahwa sebenarnya replika itu dapat diselesaikan dalam waktu 2 bulan. “Cuma saya mengerjakan order yang lain, jadi dikasih peluang 6 bulan,” kata dia.
Anwar tidak menjelaskan berapa harga rata-rata produk replika yang ia buat, tetapi Gundam raksasa itu merupakan karya termahalnya saat ini.
Untuk pemesanan, sejauh ini konsumennya masih berasal dari Indonesia saja.
Gundam sendiri adalah waralaba studio kreatif asal Jepang. Karakter fiksi ini dibuat oleh Yoshiyuki Tomino dan studio animasi Sunrise. Serial Gundam pertama kali dimulai pada 7 April 1979 dengan hak cipta dimiliki oleh Bandai Namco melalui Sunrise.
Ini Gundam Raksasa Pertama di Indonesia: Made in Ciasem, Tinggi 5,3 Meter (38118)
searchPerbesar
Gundam raksasa RX-78-2 setinggi 5,3 meter buatan Anwar Maulana, pengrajin replika asal Subang, Jawa Barat. Foto: Anwar Maulana
Dalam beberapa tahun terakhir, Bandai Namco kerap memamerkan replika robot Gundam ukuran asli. Beberapa di antaranya adalah robot RX-78-2 Gundam setinggi 18 meter yang bisa bergerak di Yokohama, Jepang, pada 19 Desember 2020, dan robot ZGMF-X10A Freedom Gundam setinggi 18,03 meter di Shanghai, China pada 28 Mei 2021.
ADVERTISEMENT
Ngomong-ngomong soal hak cipta, Anwar menyebut bahwa ia belum mengurusi hal itu. Namun, ia punya keinginan untuk bertemu dengan perwakilan Bandai Namco guna mendiskusikan hak cipta karyanya.
“Saya mau ketemu dengan orang Bandai-nya. Tanggapan dia bagaimana?” jelas Anwar. “Sebenarnya (saya) mempromosikan Gundam. Gundam itu kan kelasnya menengah ke atas. Yang menengah ke bawah pada enggak tahu, makanya saya perkenalkan. Kebanyakan merasa aneh, karena lebih kenal Transformers,” jelasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020