Kumparan Logo

Inovasi Startup di TINC Demo Day: Voice AI Call Center, eSIM Pintar, Edutech

kumparanTECHverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Enam startup dari AppWorks juga turut mempresentasikan solusi mereka yang siap berkembang di pasar Indonesia dalam Demo Day TINC Batch X.
zoom-in-whitePerbesar
Enam startup dari AppWorks juga turut mempresentasikan solusi mereka yang siap berkembang di pasar Indonesia dalam Demo Day TINC Batch X.

Telkomsel Ventures memamerkan enam startup terpilih yang telah menjalani program akselerasi intensif TINC Demo Day Batch X, bersama AppWorks, pada acara puncak yang berlangsung di Jakarta, Kamis (23/10). Momen ini bukan hanya menjadi ajang unjuk gigi, tetapi juga bukti konkret kolaborasi antara korporasi dan startup dalam membangun ekosistem digital Indonesia.

Sejak TINC Pitching Day pada Juni 2025, keenam startup ini telah melalui serangkaian proses inkubasi dan pengembangan proof-of-concept (PoC) bersama Telkomsel.

Kini, mereka mempresentasikan solusi inovatifnya di hadapan para investor, perwakilan korporasi, dan para pelaku industri digital, dengan harapan dapat diintegrasikan ke dalam ekosistem Telkomsel.

CEO Telkomsel Ventures, Mia Melinda, mengungkapkan apresiasinya terhadap dedikasi dan kemajuan yang ditunjukkan para startup dalam program TINC Batch X.

"Masing-masing telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam mengembangkan solusi yang tidak hanya inovatif tetapi juga relevan dengan kebutuhan pasar," ujarnya.

Program TINC dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi korporasi dan startup untuk bersinergi menghadirkan solusi digital yang relevan bagi Indonesia.

Perwakilan dari Telkomsel, Astra Digital, dan MRT Jakarta, berbagi wawasan tentang pentingnya sinergi antara korporasi dan startup untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan di sesi panel discussion TINC Demo Day Batch X.

Enam Solusi Masa Depan Lintas Sektor

Keenam startup yang tampil merupakan hasil seleksi ketat dari 12 startup pada tahap pitching sebelumnya. Mereka datang dari berbagai sektor dengan solusi berbasis teknologi terkini:

Cavos: Menggebrak sektor layanan pelanggan dengan teknologi Voice AI yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan responsivitas contact center. Startup yang didirikan pada tahun 2024 ini fokus pada otomatisasi interaksi panggilan dan audit kepatuhan, khususnya untuk industri jasa keuangan.

LuarKampus.id: Platform edutech yang didirikan pada awal 2024 ini menjadi jembatan bagi para pencari beasiswa dan peluang pengembangan karier, menyasar mahasiswa dan lulusan baru.

Truely: Menjawab kebutuhan para pelancong modern dengan teknologi eSIM pintar. Startup asal Singapura yang berdiri tahun 2023 ini memungkinkan pengguna untuk terhubung secara otomatis ke jaringan lokal di berbagai negara tanpa perlu mengganti kartu SIM fisik.

3T GDS Technology Inc: Menawarkan platform B2B untuk e-voucher digital lintas negara, memfasilitasi transaksi internasional yang lebih mudah.

Peris.ai: Startup keamanan siber ini menyediakan platform hyperautonomous yang ditenagai oleh agentic AI untuk memberikan perlindungan sistem yang lebih canggih. Peris.ai membantu perusahaan mengamankan infrastruktur digital mereka melalui pemantauan berkelanjutan dan layanan respons insiden.

SmartRetail: Mengoptimalkan titik sentuh offline (misalnya toko ritel) melalui pengukuran audiens dan sistem reward berbasis kecerdasan buatan.

Enam startup dari AppWorks juga turut mempresentasikan solusi mereka yang siap berkembang di pasar Indonesia dalam Demo Day TINC Batch X.

AppWorks, sebagai mitra strategis TINC, turut membawa enam startup potensial dari kawasan Asia Tenggara yang siap berekspansi ke pasar Indonesia. Mereka adalah Gapai, Momofin, dan Tokban dari Indonesia; Farmio dan Alpha Story dari Singapura; serta Trainge dari Taiwan.

Jamie Lin, Partner di AppWorks, menyatakan bahwa kemitraan dengan TINC berfokus pada percepatan inovasi regional.

"Batch X ini membuktikan efek multiplier ketika startup berpotensi tinggi, korporasi, dan perusahaan telekomunikasi regional bersatu untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan di Asia Tenggara," tuturnya.

TINC Demo Day Batch X juga menjadi panggung bagi Telkomsel untuk menunjukkan keseriusan dalam berkolaborasi. Salah satu momen penting adalah penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) antara Telkomsel Enterprise dengan SiCepat Ekspres. Kerjasama ini melahirkan "Paket Telkomsel Khusus Kurir SiCepat" yang bertujuan mendukung produktivitas para kurir melalui solusi digital yang terintegrasi.

Pada acara TINC Demo Day Batch X, Telkomsel dan SiCepat juga menandatangani Nota Kesepakatan Layanan Telkomsel Enterprise, menghadirkan paket khusus untuk mendukung produktivitas kurir.

Selain itu, kolaborasi strategis dengan Astra Digital Internasional (ADI) juga diumumkan untuk memperluas jangkauan inovasi lintas industri. Hal ini sejalan dengan komitmen Telkomsel dalam mengakselerasi transformasi digital di Indonesia secara berkelanjutan.

Acara ini juga diperkaya dengan sesi diskusi panel yang menghadirkan para pakar industri, seperti Kepala Divisi Business Planning & Expansion MRT Jakarta, R Samuel Ryan PP; Division Head Academy, Technology, & New Venture Astra, I Wayan Wisnu Anantawijaya; dan Vice President B2B/G2C Business Telkomsel, Jockie Heruseon. Mereka berbagi wawasan mengenai tren dan peluang kolaborasi di tengah ekosistem digital yang dinamis.

Program TINC, yang telah berjalan sejak 2018, terus menjadi salah satu akselerator korporat terdepan di Indonesia. Fokus utamanya adalah kolaborasi strategis dan pengembangan PoC, di mana startup yang berhasil menunjukkan potensi akan mendapatkan akses ke jaringan investor Telkomsel Ventures serta peluang komersialisasi.

Ke depan, Telkomsel Ventures dan AppWorks berkomitmen terus memperkuat program TINC guna mendorong skala ekosistem inovasi Indonesia di panggung Asia Tenggara.