Instagram Sempat Blokir Hashtag Terkait George Floyd dan Black Lives Matter?

Pembunuhan George Floyd oleh mantan perwira polisi Minneapolis Derek Chauvin memicu kemarahan seluruh warga dunia. Linimasa Instagram dipenuhi dengan gambar hitam sebagai keprihatinan netizen terhadap tragedi rasisme tersebut.
Tuntutan keadilan untuk George Floyd salah satunya dikumandangkan dengan hashtag #blacklivesmatter. Namun, beberapa pengguna mengaku tidak bisa menggunakan tagar tersebut di posting-an Instagram.
Sejumlah pengguna melaporkan bahwa mereka mendapatkan pesan notifikasi 'action blocked' atau diblokir setelah mencoba posting atau membagikan posting-an menggunakan hashtag tersebut. Apa alasannya?
Instagram beralasan, bahwa hal itu terjadi karena sistem anti-spam mereka secara tidak sengaja mendeteksinya sebagai spam dan kemudian memblokirnya. Mereka mengatakan hal itu terjadi karena dalam waktu yang cepat, ada banyak sekali posting-an menggunakan tagar tersebut.
"Kami menyadari beberapa pengguna mendapatkan pesan 'diblokir' saat menggunakan hashtag #blacklivesmatter atau membagikan ulang konten terkait postingan tersebut," kata Instagram dalam pernyataannya, dikutip USA Today.
"Kami memiliki teknologi yang mendeteksi peningkatan aktivitas di Instagram untuk membantu memerangi spam. Mengingat konten terkait #blacklivesmatter meningkat dengan pesat, teknologi ini kemudian memblokirnya. Kami menyelesaikan masalah ini secepat mungkin, dan menyelidiki masalah terpisah yang terjadi saat pengguna mengunggah Stories," lanjutnya.
Instagram menekankan bahwa mereka sama sekali tidak membungkam posting-an terkait dengan protes atas kematian George Floyd.
Di sisi lain, para pengguna Instagram menggunakan hashtag #BlackoutTuesday yang diinisiasi oleh Jamila Thomas dan Brianna Agyemang. Tagar ini sudah mulai dan banyak digunakan oleh para pendukung keadilan untuk George Floyd sejak Selasa (2/5).
Selain itu, ada juga gerakan Blackout Tuesday yang bertujuan untuk mengajak semua bisnis untuk berhenti sejenak dan turut mendukung aksi memerangi rasisme dan ketidaksetaraan. Oleh karena itu, Instagram meminta orang-orang untuk menggunakan tagar #blackouttuesday.
Tak hanya Instagram, hal serupa terjadi pula pada TikTok. Platform berbagi video ini bahkan dituding rasis karena memblokir penggunaan hashtag #blacklivesmatter dan semua yang terkait dengan #GeorgeFloyd.
Dalam pernyataannya, TikTok menjelaskan bahwa ketidakakuratan hasil pencarian terkait hashtag tersebut disebabkan oleh masalah teknis di platform-nya.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
