Kumparan Logo

iPhone Tak Boleh Jadi Ponsel Penjahat di Film Hollywood

kumparanTECHverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
iPhone 11 Foto: Jason Lee/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
iPhone 11 Foto: Jason Lee/Reuters

Perangkat seperti iPhone sering tampil dalam sebuah film Hollywood. Tapi, baru kali ini terungkap fakta bahwa Apple tidak memperbolehkan produk ponselnya digunakan oleh penjahat di film.

Fakta tersebut terungkap dari mulut sutradara film 'Knives Out' dan 'Star Wars: The Last Jedi', Rian Johnson, dalam wawancaranya dengan Vanity Fair. Johnson mengatakan, bahwa Apple tidak akan membiarkan orang jahat dalam film menggunakan iPhone.

"Apple, mereka membiarkan Anda menggunakan iPhone dalam film tetapi, dan ini sangat penting jika Anda pernah menonton film misteri, orang jahat tidak dapat memiliki iPhone di kamera," katanya, seperti dilansir The Verge.

video youtube embed

Dengan nada bercanda ia menambahkan, informasi yang disebarkan ini akan berpotensi merusak film misteri di masa depan. Bagaimana tidak, ucapannya justru membuat penonton bisa menebak tokoh di film misteri yang tidak pakai iPhone, misal ponselnya Android, adalah karakter antagonis.

"Setiap sutradara yang memiliki peran orang jahat dalam filmnya, seharusnya ingin membunuh saya sekarang," ungkapnya.

Pernyataan Johnson, terkait orang jahat yang tidak boleh pakai iPhone dijelaskan dalam pembahasan di karyanya, Knives Out. Di film tersebut, ada salah satu karakternya memegang sebuah iPhone. Kemudian, tokoh tersebut juga dituduh melakukan pembunuhan.

iPhone 11 Pro. Foto: Jason Lee/Reuters

Sebelumnya, memang ada banyak desas-desus tentang kontrol Apple atas bagaimana produknya ditampilkan di acara TV dan film. Menurut laporan MacRumors, Apple mengatakan bahwa produk-produknya hanya boleh digunakan dengan cara terbaik.

Maksud cara terbaik di sini adalah mencerminkan sisi positif pada produk Apple atau perusahaan secara keseluruhan. Mungkin hal itu sulit ditolak, jika Apple ikut serta membiayai produksi film Hollywood.

Pada 2019 lalu, The New York Times pernah melaporkan bahwa Apple khawatir dengan bagaimana perangkatnya digambarkan dalam konten yang dibuat untuk layanan streaming miliknya sendiri.

Bahkan, laporan Wired keluaran 2002 lalu sudah menyebutkan kontrol Apple lebih jauh. Artikelnya menyebutkan, semua tokoh protagonis dalam film '24' menggunakan Mac, sementara orang jahatnya memakai PC Windows.