Kumparan Logo

Jack Dorsey Luncurkan Buzz Sebagai Pesaing Slack

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jack Dorsey. Foto: Joshua Roberts/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Jack Dorsey. Foto: Joshua Roberts/Reuters

Jack Dorsey, pendiri Twitter dan Block, resmi memperkenalkan Buzz, sebuah platform komunikasi grup yang dirancang untuk tempat kerja. Aplikasi ini hadir dengan pendekatan unik yang menempatkan manusia dan agen AI dalam ruang obrolan yang sama.

Platform ini diposisikan sebagai penantang langsung bagi Slack dan GitHub. Inovasi ini dikembangkan oleh Block, perusahaan yang juga menaungi layanan populer seperti Square dan Cash App.

Buzz diklaim menawarkan fleksibilitas tinggi karena dibangun dengan basis open source yang memungkinkan tim melakukan custom sesuai kebutuhan alur kerja mereka. Pengguna memiliki akses penuh ke kode sumber untuk membangun dan menerapkan fitur baru secara mandiri.

Dorsey mendeskripsikan platform tersebut melalui unggahannya di X sebagai produk yang bersifat model-agnostic, terdesentralisasi, dan self-sovereign. Hal ini memberikan kontrol lebih besar kepada tim dibandingkan platform komunikasi korporasi tertutup.

X post embed

Keunggulan utama Buzz terletak pada kemampuannya menggabungkan berbagai alur kerja ke dalam satu antarmuka yang terpadu. Pengguna dapat mengelola proyek GitHub secara langsung dari jendela percakapan yang sama dengan interaksi tim.

Dorsey menyatakan bahwa aplikasi ini dibuat untuk mengurangi ketergantungan pada Slack dan GitHub. Meskipun saat ini masih dalam tahap awal pengembangan, aplikasi desktop Buzz sudah tersedia untuk sistem operasi macOS, Windows, dan Linux.