kumparan
10 Sep 2019 8:56 WIB

Jack Ma Pensiun, Alibaba Mau Gelar Pesta Perpisahan Besar

Jack Ma Foto: Reuters/Bobby Yip
Tanggal 10 September 2019 menjadi hari yang bersejarah bagi perusahaan teknologi asal China, Alibaba Group. Pendiri sekaligus Chairman Eksekutif mereka, Jack Ma, akan resmi mengundurkan diri pada tanggal tersebut.
ADVERTISEMENT
Satu tahun sebelumnya, Jack Ma telah mengumumkan dirinya akan meninggalkan jabatan Executive Chairman di Alibaba dan digantikan oleh Daniel Zhang, yang kini menjabat sebagai CEO Alibaba.
Dalam surat untuk pemegang saham dan pelanggan Alibaba yang dikirimkan tepat pada 10 September 2018 lalu, Ma mengatakan akan tetap di dalam struktur perusahaan sampai pertemuan tahunan pemegang saham Alibaba pada 2020.
Masa pensiunnya setelah mundur akan dimulai tepat dengan ulang tahunnya yang ke-55 pada 10 September 2019. Jack Ma akan meninggalkan perusahaan yang telah ia dirikan sejak 20 tahun lalu.
Jack Ma, Co-Founder & Executif Chair of Alibaba Group. Foto: AFP/POOL/ludovic MARIN
"Saya telah menaruh banyak pemikiran dan persiapan ke dalam rencana ini selama sepuluh tahun. Saya senang mengumumkan rencana hari ini berkat dukungan dari mitra Alibaba dan dewan direksi kami," tulis Ma, seperti dilansir CNBC beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
Pada Maret lalu, Ma telah mempersiapkan masa pensiunnya, dengan melepas jabatan dari Alibaba Software, Taobao Software, Alibaba Network Technology, Alibaba Education Technology, dan Alibaba Technology.
Untuk menaruh hormat kepada Jack Ma, Alibaba Group akan mengelar pesta perpisahan yang mewah. Dilaporkan oleh Reuters, Alibaba akan menggunakan stadion olahraga Hangzhou Olympic Sports Center yang biasa digunakan untuk pertandingan sepak bola dengan kapasitas penonton 80 ribu orang.
Dalam acara perpisahan nanti, akan ada sejumlah penampilan khusus, seperti pertunjukan musik dan selebriti. Di acara itu juga, diharapkan para penonton akan mendapatkan pencerahan tentang bagaimana Alibaba akan berjalan di bawah komando Daniel Zhang.
Para analis menilai salah satu tantangan utama Zhang setelah memegang pucuk kepemimpinan tertinggi Alibaba adalah menemukan area pertumbuhan baru saat sektor e-commerce di pasar China dan global.
Kantor Alibaba di Malaysia. Foto: Lai Seng Sin/Reuters
Di bawah kepemimpinan Jack Ma, Alibaba telah tumbuh menjadi perusahaan paling bernilai di Asia, dengan kapitalisasi pasar saat ini sebesar 460 miliar dolar AS. Alibaba telah mempekerjakan lebih dari 100.000 orang, dan telah berkembang menjadi layanan keuangan, cloud, dan kecerdasan buatan.
ADVERTISEMENT
Setelah pengunduran dirinya, Jack Ma yang merupakan pria terkaya China dengan kekayaan bersih 38,4 miliar dolar AS menurut Forbes, akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk dunia filantropi dan pendidikan. Namun, ia akan tetap menjadi anggota kemitraan Alibaba, sebuah kelompok yang terdiri dari 38 individu yang terpisah dari dewan direksi.
Jack Ma juga dikabarkan akan mendirikan kampus yang khusus untuk pengembangan dan mendukung sektor teknologi di Indonesia. Rencananya, kampus ini akan melatih ribuan calon pengusaha teknologi di Indonesia.
Meski begitu, ia tidak menjelaskan kapan kampus yang nanti dinamakan Jack Ma Institute of Entrepreneurs ini diluncurkan. Kampus itu ditargetkan mengedukasi 1.000 pemimpin teknologi selama setahun dengan misi sampai 10 tahun ke depan.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan