Ke Mana Alexander Rusli Setelah Lepas Jabatan CEO Indosat Ooredoo?

Alexander Rusli membuat keputusan yang membuat kaget industri telekomunikasi Indonesia. Setelah lima tahun memimpin Indosat Ooredoo sebagai Direktur Utama dan CEO, dia menyatakan mundur dari posisi tersebut.
Kepada kumparan (kumparan.com) dia menyatakan dirinya telah mengetahui bahwa tidak mungkin untuk menjalani "5 tahun lagi." Keputusan yang bisa diambil adalah menunggu habis kontrak atau mundur di tengah jalan.
Alexander memilih untuk mengajukan surat pengunduran diri pada 26 September, sebelum masa jabatannya berakhir pada 31 Oktober 2017.
Saat ini Alexander mengaku belum memiliki rencana jangka panjang untuk menentukan kariernya. Dia berkata hendak istirahat dahulu sambil menjalani masa transisi melepas jabatan Indosat hingga ada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada pertengahan November ini untuk menentukan pemimpin perusahaan berikutnya.
"Istirahat sampai akhir tahun dahulu. Ini juga belum done, masih sampai RUPSLB. Ini selesai dahulu sampai mid November, baru nanti dipikirkan," katanya saat dihubungi kumparan.
Posisi Dirut dan CEO sementara Indosat Ooredoo akan diisi oleh Joy Wahjudi, yang sebelumnya menjabat Director and Chief Sales and Distribution Officer. Joy disebut telah disiapkan sebagai pemimpin Indosat berikutnya.
Alexander sendiri bergabung dengan Indosat Ooredoo sejak Januari 2010 sebagai Komisaris Independen. Pada November 2012, Alexander kemudian ditunjuk menduduki posisi Direktur Utama dan CEO.
Komisaris Utama Indosat Ooredoo, Waleed Mohamed Ebrahim Al-Sayed, dalam pernyataan resmi mengucapkan terima kasih kepada Alexander yang telah berkontribusi untuk Indosat. "Kami telah menerima pemberitahuan dari Direktur Utama dan CEO kami, Alexander Rusli, bahwa beliau memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Alex atas kontribusinya yang amat berharga kepada Indosat Ooredoo dan mendoakan yang terbaik bagi kesuksesannya di masa yang akan datang," katanya.
