Kemkominfo Minta BBM Blokir Konten Porno di Komik Digital WebComics

Siapa sangka, ternyata dalam WebComics alias komik digital di aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger (BBM), ada konten pornografi yang bisa diakses dengan mudah. Isu tersebut akhirnya dilaporkan warga kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), yang akhirnya mengambil langkah tegas.
Update: Pihak pengelola BBM telah memberi tanggapan atas permintaan Kemkominfo.
Kemkominfo menindaklanjuti laporan dengan memberi imbauan kepada pengelola BBM agar segera menghapus konten tersebut.
"Ditjen Aplikasi Informatika telah mengirimkan notifikasi kepada penyedia layanan BBM untuk melakukan pengecekan konten negatif dan melakukan penghapusan konten bernuansa asusila dari komik-komik online yang dipromosikan," ujar Noor Iza, Plt Kepala Biro Humas dan Informasi Kemkominfo, dalam keterangannya, Rabu (20/9).
Konten pornografi dalam aplikasi BBM dinilai Kemkominfo mudah diakses tak hanya oleh orang dewasa, tapi juga anak-anak. Apalagi dengan gambar kartun yang bisa menarik perhatian anak-anak.
Penghapusan wajib dilakukan dalam waktu 2 x 24 jam sejak notifikasi tersebut dikirim Kemkominfo.
Layanan WebComics di BBM tersedia sejak Juni 2017 dan bisa diakses dari menu Discover. Di sana tersedia komik atau novel digital soal cinta, fantasi, ilmiah, misteri, drama, komedi, sampai olahraga.
CEO BlackBerry Messenger, Matthew Talbot, berkata perusahaannya punya komitmen menyediakan konten WebComics yang relevan kepada seluruh penggunanya. Oleh karena itu mereka melakukan moderasi dan menghapus konten yang tidak layak tampil di WebComics. Perusahaan juga sudah memberikan catatan usia pada konten tertentu yang hanya bisa dibuka oleh kelompok usia yang layak.
"Kami terus bekerjasama dengan mitra untuk meningkatkan kualitas konten dan layanan di dalam BBM dan berusaha untuk selalu memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh pengguna," kata Talbot dalam pernyataan resmi.
WebComics sendiri merupakan hasil kolaborasi antara BBM dengan NeoBazar, penerbit komik dan novel digital dari Korea Selatan. Di platform ini para seniman komik bisa memproduksi cerita dan mengunggah agar dikonsumsi lebih banyak orang, mirip seperti Line Webtoon.
Aplikasi pesan BBM sejak Juni 2016 berada di bawah naungan Creative Media Works, sebuah divisi dari PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), perusahaan media dan konten digital besar Indonesia. Aplikasi BBM mulai ditinggalkan oleh para penggunanya yang beralih ke aplikasi pesan instan lain, tapi jumlah penggunanya cukup banyak. Creative Media Works melakukan banyak cara untuk meningkatkan pengguna serta keterlibatan.
