Kumparan Logo

Konflik dengan Developer Aplikasi Android, Google Bayar Kompensasi Rp 1,3 T

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi google Foto: Reuters//Dado Ruvic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi google Foto: Reuters//Dado Ruvic

Beberapa pengembang (developer) aplikasi Android menyeret Google ke meja hijau terkait pembagian keuntungan dan pelanggaran hukum antitrust federal AS. Google kemudian setuju membayar kerugian pengembang sebesar 90 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,3 triliun (kurs Rp 14.946).

Masalah ini bermula dari kalangan pengembang aplikasi Android yang merasa dirugikan oleh Google dalam hal persetujuan pembuatan aplikasi dan bagi hasil keuntungan. Perkaranya adalah Google memaksa pengembang menggunakan jasa pembayaran Google Pay, yang mana menagih potongan sebesar 30 persen.

Mereka menuduh Google menggunakan faktor seperti perjanjian dengan pabrikan smartphone, hambatan teknis, dan perjanjian pembagian pendapatan untuk menghambat developer menggunakan sistem pembayaran di luar Google Pay. Menurut pengembang aplikasi, hal merupakan indikasi monopoli yang mana diatur dalam aturan antitrust federal.

Pengembang-pengembang ini kemudian secara kolektif mengajukan gugatan ke pengadilan federal di San Fransisco, California, AS.

Ilustrasi Android. Foto: Android/Twitter

Sebagai bagian dari penyelesaian yang diusulkan, Google mengatakan dalam sebuah blog akan membayar 90 juta dolar AS dalam pendanaan untuk mendukung pengembang aplikasi yang menghasilkan 2 juta dolar AS atau kurang dalam pendapatan tahunan dari 2016-2021.

Sebagian besar pengembang AS yang memperoleh pendapatan melalui Google Play akan memenuhi syarat untuk menerima uang dari dana ini, jika mereka bersedia."

- Google -

Kemungkinan ada 48.000 developer aplikasi yang memenuhi syarat untuk mengajukan dana 90 juta dolar AS, dan pembayaran minimum adalah 250 dolar AS, menurut Hagens Berman Sobol Shapiro LLP, kuasa hukum yang mewakili penggugat.

Pada Juli 2021, dalam konsesi untuk pengembang yang lebih kecil dan sebagai tanggapan atas gugatan ini, Google memotong biaya ini menjadi 15 persen untuk 1 juta dolar pertama pertama yang diperoleh melalui aplikasi apa pun.

Di lain sisi, politikus AS sedang berencana mengajukan aturan yang membolehkan pengguna Android atau iOS menginstal aplikasi sideloaded, atau di luar platform aplikasi bawaan. Uni Eropa sedang di jalan untuk menyetujui aturan ini per 2023.