Konsol Game Langka Nintendo PlayStation Terjual Rp 5,1 Miliar

Super NES CD-ROM atau Nintendo Play Station, prototype konsol game hasil kerja sama Sony dan Nintendo yang tak pernah dirilis, akhirnya menemukan pemilik baru. Konsol itu terjual lewat lelang di Heritage Auctions, Texas, AS.
Seseorang berhasil memenangi lelang tersebut dengan harga tawaran 300 ribu dolar AS atau sekitar Rp 4,2 miliar. Dengan tambahan status 'buyer's premium', maka si pemenang lelang harus membayar 360 ribu dolar AS atau sekitar Rp 5,1 miliar untuk bisa membawa pulang Super NES CD-ROM.
Lelang purwarupa konsol langka Nintendo Play Station yang dimulai sejak Februari 2020 memang diharapkan bisa menarik tawaran besar. Bahkan, pendiri produsen kacamata virtual reality Oculus, Palmer Luckey, ikut serta dalam lelang tersebut.
Tentang Nintendo PlayStation
Dahulu, Sony dan Nintendo pernah bekerja sama bangun sistem konsol baru yang mampu menjalankan game berbasis piringan compact disc (CD). Proyek ini kemudian melahirkan prototype konsol bernama Super NES CD-ROM atau Nintendo Play Station. Sayang, purwarupa itu batal dikembangkan lebih lanjut karena kedua perusahaan memutuskan kemitraannya.
Seiring berjalannya waktu, banyak pihak yang meragukan kebenaran proyek tersebut karena Sony dan Nintendo tidak pernah membicarakan Super NES CD-ROM ke publik. Rahasia proyek itu akhirnya terbongkar, setelah purwarupa konsol tersebut diekspos oleh sepasang bapak dan anak, Terry dan Dan Diebold, pada 2015 lalu.
Diebold pertama kali mendapatkan unit tersebut dalam lelang acak di perusahaan tempat ia bekerja dulu, Advanta Corporation. Konsol itu ada di dalam boks milik mantan CEO Sony Computer Entertainment, Olaf Olafsson, yang kemudian bekerja di Advanta.
Konsol Masih Berfungsi
Super NES CD-ROM sendiri memiliki wujud fisik yang mirip dengan SNES. Ia punya slot cartridge dan ada ruang CD-ROM untuk menjalankan game yang berbasis CD.
Karena konsol masih bersifat purwarupa, maka ada satu fitur kunci yang tidak bisa berfungsi yaitu CD-ROM. Masalah ini kemudian ingin coba dipecahkan oleh seorang teknisi mesin bernama Ben Heckendorn, atau lebih dikenal di Internet dengan nama Ben Heck.
Melalui saluran The Ben Heck Show di YouTube, Heckendorn membongkar purwarupa yang didapat dari Diebold, dan melihat ke dalam mesinnya untuk menganalisis masalah CD-ROM. Dengan melakukan perombakan komponen dan pergantian beberapa kapasitor, CD-ROM akhirnya kembali hidup.
CD-ROM itu dapat menjalankan konten audio berbasis CD, namun untuk memainkan video game dari CD masih menjadi kendala tersendiri karena memang belum ada satu pun game resmi yang dikembangkan khusus untuk Nintendo PlayStation.
Heckendorn kemudian mengakalinya dengan menggunakan game emulasi Magic Floor buatan programmer Martin Korth, yang ia pindahkan data .iso game ke dalam piringan CD. Akhirnya, game berhasil berjalan di Nintendo PlayStation walaupun ada beberapa gangguan yang memerlukan perbaikan lebih lanjut.
