Kuncie dan SBM ITB Buka Kelas Data Analytics untuk Eksekutif - Profesional
ยทwaktu baca 2 menit

Kuncie, platform teknologi edukasi (edutech) dari Telkomsel Digital Ecosystem (INDICO), meluncurkan kelas baru untuk para pemimpin, eksekutif, hingga profesional yang ingin mendalami kemampuan menganalisis dan mengolah data. Nama programnya Executive Data Analytics.
Program Data Analytics dikembangkan bersama dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). Program diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan untuk menggunakan Data Analytics, tapi juga dalam menerapkan Business Intelligence dalam perusahaan.
"Kuncie Executive Data Analytics SBM ITB akan membantu leaders untuk berkontribusi lebih dalam proses perencanaan, pengelolaan data, dan penyediaan informasi terkait bisnis yang mudah dimengerti oleh seluruh stakeholders," kata CEO Kuncie, Hendra Saputra, dalam pernyataan resmi yang diterima kumparan, Jumat (14/7).
Kemampuan Data Analytics inilah yang membuat perusahaan dapat menentukan strategi pemasaran berdasarkan data pasar.
- Hendra Saputra, CEO Kuncie -
Data Analytics merupakan program non-degree dengan materi kelas Master Business Administration (MBA) yang dipadatkan. Dia dirancang untuk mengajarkan cara mengolah serta menyajikan data yang tepat, sehingga bermanfaat pada aspek dasar pengelolaan perusahaan.
Pendaftaran program Kuncie Executive Data Analytics dibuka pada 13 Juli hingga 1 September 2023, dengan biaya Rp 5.000.000. Kelas dimulai per 4 September 2023 dengan durasi pembelajaran selama 4 minggu.
Peserta bisa mendaftarkan diri untuk program Kuncie Executive Data Analytics melalui tautan kuncie.com/premium/sbm-itb-data-analytics.
Peserta program Kuncie Executive Data Analytics nantinya akan mengikuti pembelajaran dengan tiga metode belajar yang dikombinasikan. Pertama self guided learning, sesi belajar mandiri dengan menonton video pembelajaran yang mudah dipahami.
Selanjutnya Live In-Class, pertemuan online bersama pengajar dengan membahas materi yang telah dipelajari di sesi self guided learning dan dilanjuti dengan case study assignment serta assesment. Metode terakhir adalah Experiental Learning, pertemuan online yang akan memberikan pengalaman mendalam bagi para peserta melalui praktikum atau simulasi.
