Tekno & Sains
·
19 September 2020 16:06

Langkah Telkomsel Wujudkan Revolusi Industri 4.0 di Indonesia

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Langkah Telkomsel Wujudkan Revolusi Industri 4.0 di Indonesia (17875)
Logo jaringan internet 4G LTE Telkomsel. Foto: Dok. Telkomsel
Revolusi Industri 4.0 menjadi salah satu agenda nasional yang penting untuk direalisasi. Mendukung hal itu, perusahaan telekomunikasi Telkomsel melakukan serangkaian upaya untuk mewujudkan teknologi generasi keempat di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Dengan membantu mewujudkan program pemerintah, Making Indonesia 4.0, Telkomsel menghadirkan berbagai revolusi industri yang akan memperkuat Indonesia dalam berbagai bidang. Adapun upaya tersebut ialah menyiapkan teknologi, infrastruktur serta mengakselerasi sumber daya manusia (SDM).

Infrastruktur

Tidak dapat dipungkiri, infrastruktur sangat penting dalam dunia telekomunikasi, apalagi mengingat kondisi Indonesia yang berbentuk kepulauan yang memiliki banyak gunung dan lautan. Hal itu menjadi tantangan tersendiri untuk melakukan pengembangan infrastruktur telekomunikasi.
Meskipun begitu, Telkomsel berhasil menjadi perusahaan telekomunikasi yang mampu melakukan pemerataan infrastruktur di hampir seluruh wilayah Indonesia. Upaya tersebut ditunjukkan lewat pembangunan BTS (base transceiver station) yang saat ini sudah menjangkau 95% wilayah populasi masyarakat.
“Loyalitas Telkomsel ditunjukkan dengan menggelar lebih dari 228.000 base transceiver station (BTS), termasuk di antaranya 178.000 BTS broadband yang mampu menghadirkan layanan 3G dan 4G. Ditambah lagi dengan pembangunan BTS universal service obligation (USO) yang menjadi bagian dari program pemerintah pusat untuk memberikan akses jaringan telekomunikasi ke wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T),” terang Telkomsel dalam siaran pers.
Langkah Telkomsel Wujudkan Revolusi Industri 4.0 di Indonesia (17876)
Menara BTS Telkomsel di kawasan Gunung Bromo. Foto: Antara Foto/Zabur Karuru
Ke depannya, Telkomsel akan terus membangun lebih banyak BTS di berbagai wilayah di Indonesia. Hingga akhir tahun 2020, diharapkan 1.083 BTS USO akan terkoneksi jaringan 4G LTE. Dengan kesuksesan Telkomsel menghubungkan setiap wilayah Indonesia, masyarakat akan bisa menyiapkan diri dalam menghadapi revolusi Industry 4.0.
ADVERTISEMENT

Teknologi

Telkomsel juga terus mengakselerasi bidang teknologi untuk memberikan layanan dengan nilai tambah yang dibutuhkan oleh para pelanggan. Salah satunya ialah dengan mendigitalisasi berbagai saluran untuk meningkatkan pengalaman dan memberi dampak langsung ke pelanggan.
Dalam hal automasi, Telkomsel mengembangkan Asisten Virtual Veronika untuk melayani para pelanggan dengan sigap. Veronika adalah chatbot yang diintegrasikan kecerdasan buatan berdasarkan analitik pelanggan, dan interaksi manusia.
Sistem automasi ini berfungsi sebagai saluran layanan mandiri digital untuk menangani informasi dan permintaan secara digital. Dengan begitu, pelanggan tidak akan bergantung pada saluran bantuan sumber daya manusia yang sifatnya terbatas.
Selain itu pada tahun 2018, Telkomsel juga meluncurkan 5G Experience Center melalui momentum Asian Games di Gelora Bung Karno (GBK). Dalam acara tersebut, Telkomsel memamerkan berbagai teknologi canggih yang bisa dilakukan jika internet mobile generasi kelima alias 5G, hadir di Indonesia. Teknologi ini sangat berguna di sektor Internet of Things (IoT) hingga sektor industri yang bisa mengandalkan robot dalam hal produksi.
Langkah Telkomsel Wujudkan Revolusi Industri 4.0 di Indonesia (17877)
Telkomsel menguji coba jaringan 5G dengan penerapan mobil autonomus di ajang Asian Games 2018. Foto: Telkomsel
Adapun contoh yang dapat diterapkan dengan 5G adalah remote surgery atau operasi jarak jauh dalam bidang medis, autonomous car atau mobil tanpa sopir dalam bidang transportasi, serta robotic manufacturing atau perakitan berbasis robot dalam bidang manufaktur. Semua itu bisa terwujud berkat pondasi teknologi IoT, Artificial Intelligence, Human–Machine Interface, teknologi robotik dan sensor, serta teknologi 3D Printing.
ADVERTISEMENT

SDM

Semua infrastruktur dan teknologi canggih, tidak akan bisa sempurna tanpa sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, Telkomsel senantiasa selalu membantu para karyawannya berkembang untuk memenuhi kapabilitas yang dibutuhkan masyarakat di era digital.
Untuk terus beradaptasi dengan kapabilitas dinamis yang diharapkan, karyawan harus mengadopsi tujuh budaya digital Telkomsel. Telkomsel menyebutnya OCEANIA, yang artinya Open mind (pikiran terbuka), Creativity (kreativitas), Experimental (bereksperimen), Agility (ketangkasan), Networking (kemampuan memperluas koneksi), Innovation (inovasi), dan Anticipatory (antisipatif).
Telkomsel juga menunjang karyawannya terus tumbuh dan berkembang dengan menyajikan berbagai program. Semua program yang disediakan bertujuan memberi ruang kreativitas bagi karyawan untuk mengembangkan kapabilitasnya.
Langkah Telkomsel Wujudkan Revolusi Industri 4.0 di Indonesia (17878)
Gedung Telkomsel Foto: Wikipedia
Seperti lab inovasi InnoXtion, program yang mengambil inspirasi dari kata “Innovation,” di mana karyawan diberikan kesempatan untuk mengembangkan ide inovasi. Mereka juga akan mendapatkan bimbingan dari ahli untuk proses perwujudan ide hingga masuk ke tahap inkubasi bisnis.
ADVERTISEMENT
Ada juga program Data Science Academy, yang berperan mengembangkan kemampuan olah data konsumen. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan UI/UX Academy untuk mengembangkan kemampuan membuat tampilan dan pengalaman pengguna yang berarti dalam memakai aplikasi Telkomsel.
Untuk karyawan senior, mereka akan diberikan program Transformation Leadership Program untuk pelatihan kepemimpinan, serta program Expert Analytics untuk pengembangan spiritual dan kepemimpinan bagi karyawan senior.
Nah, untuk melahirkan dan mengimplementasikan ide-ide brilian lainnya, Telkomsel juga mewadahi karyawannya dengan program implementasi corporate startup. Program ini berhasil melahirkan provider serba digital pertama di Indonesia, by.U dan Telkomsel Orbit sebagai layanan internet rumahan tanpa kabel berbasis 4G LTE.