Kumparan Logo

Mark Zuckerberg Usai WA, IG, FB Down: Saya Tahu Anda Mengandalkan Kami

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
CEO Facebook Mark Zuckerberg di panggung konferensi F8. Foto: Stephen Lam/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
CEO Facebook Mark Zuckerberg di panggung konferensi F8. Foto: Stephen Lam/Reuters

Pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg, akhirnya ikut angkat bicara setelah layanan WhatsApp, Instagram, dan Facebook, mengalami gangguan lebih dari 7 jam sejak Senin (4 Oktober) jam 22.31 hingga Selasa pagi (5 Oktober) pukul 05.34 WIB.

Mark Zuckerberg menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas gangguan yang terjadi selama. Di sisi lain, dia mengatakan bahwa banyak orang mengandalkan WhatsApp, Instagram, dan Facebook, untuk tetap saling terhubung.

Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger kembali online sekarang. Maaf atas gangguan hari ini --Saya tahu betapa Anda mengandalkan layanan kami untuk tetap terhubung dengan orang-orang yang Anda sayangi.

- Mark Zuckerberg, CEO Facebook -

facebook embed

Zuckerberg tidak menjelaskan penyebab gangguan yang terjadi pada aplikasi keluarga Facebook. Namun, divisi analisis internet Cisco ThousandEyes mengatakan di Twitter bahwa pengujian mereka menunjukkan gangguan Facebook kali ini disebabkan oleh kegagalan DNS.

Wakil presiden senior Cloudflare, Dane Knecht, mencatat bahwa ada kesalahan pada rute protokol gateway yang menuju ke Facebook sehingga tidak dapat merespons aktivitas layanan. Cloudflare sendiri adalah penyedia layanan keamanan internet hingga pengantaran konten.

DNS diibaratkan sebagai buku alamat atau buku telepon dalam dunia internet. Ia mengarahkan browser web ke sistem komputer yang melayani situs web yang mereka cari.

Doug Madory, Direktur Analisis Internet dari Kentik Inc, menyatakan bahwa perusahaan teknologi terkadang memang kehilangan konektivitas internet ketika mereka memperbarui konfigurasi pada jaringan mereka. Itu juga pernah dialami oleh Fastly pada Juni lalu, sebuah perusahaan komputasi awan asal Amerika, yang mengalami pemadaman internet global selama sekitar 50 menit.

Tetapi, fakta bahwa perusahaan dengan ukuran dan sumber daya seperti Facebook telah offline selama lebih dari tiga jam, menunjukkan bahwa tidak ada perbaikan cepat untuk masalah ini.

"Saya tidak tahu jika saya pernah melihat pemadaman seperti ini sebelumnya dari sebuah perusahaan internet besar," kata Madory, mengutip CNN.

WhatsApp, Instagram, dan Facebook, sering mengalami gangguan secara bersamaan sejak Facebook memutuskan untuk mengintegrasikan layanan pesan pada ketiga aplikasi tersebut.