Kumparan Logo

Mati Listrik Massal, Tagar #MatiLampu Jadi Trending Topik Twitter

kumparanTECHverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pasar Tanah Abang saat mati listrik. Foto: Moh Fajri/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pasar Tanah Abang saat mati listrik. Foto: Moh Fajri/kumparan

Listrik di Jabodetabek hingga sebagian wilayah Jawa Tengah padam pada Minggu (4/8) sekitar pukul 12.00 WIB. Mati listrik ini dipicu oleh gangguan yang terjadi pada sistem transmisi SUTET 500 kilo Volt (kV) di Ungaran-Pemalang, Jawa Tengah.

Pemadaman ini membuat sejumlah layanan publik terganggu. Transportasi massal Kereta Rangkaian Listrik (KRL) dan Moda Raya Terpadu (MRT), misalnya, tidak bisa beroperasi lantaran listrik aliran atas (LAA) sebagai penggerak kereta mati.

Sementara jaringan telekomunikasi sejumlah operator seluler di Indonesia juga ikut terdampak akibat mati listrik massal. Telkomsel hingga XL Axiata mengakui gangguan pasokan listrik dari PLN memberikan dampak penurunan kualitas layanan telekomunikasinya.

Matinya listrik sudah dikeluhkan oleh warganet di Twitter. Kicauan keluhan mereka soal pemadaman ini juga dilengkapi dengan tagar #matilampu.

Berikut kicauan-kicauan netizen perihal mati listrik massal di sejumlah wilayah Indonesia.

X post embed

X post embed

X post embed

X post embed

X post embed

Selain tagar #matilampu, lini masa Twitter juga ramai dengan hashtag lain seperti #matilistrik, #listrikpadam, hingga #blackout dalam cuitan warganet.

Tagar #matilampu menjadi yang terbanyak dikicau pengguna Twitter dengan lebih dari 21 ribu tweet. Hal ini membuat #matilampu masuk dalam trending topik di Indonesia dan juga dunia.

PLN sendiri sudah memohon maaf atas pemadaman yang terjadi akibat gangguan pada sistem transmisi SUTET 500 kV Ungaran-Pemalang. Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka mengatakan, pihaknya sudah bergerak melakukan perbaikan agar listrik kembali normal.

“Sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal,” tutup Made.