Kumparan Logo

Mau Centang Biru di Twitter Milik Elon Musk? Bayar Rp 125 Ribu

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ilustrasi foto Elon Musk dengan logo Twitter. Foto: Dado Ruvic/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi foto Elon Musk dengan logo Twitter. Foto: Dado Ruvic/Reuters

Pengguna Twitter centang biru terpaksa harus mengeluarkan uang untuk mempertahankan status akunnya terverifikasi. Mereka wajib berlangganan layanan berbayar Twitter Blue agar lambang centang biru di akunnya tidak hilang.

Ini merupakan salah satu aturan baru yang diterapkan Elon Musk di Twitter, media sosial yang resmi dibelinya seharga 44 miliar dolar AS atau sekitar Rp 687 triliun (kurs Rp 15,557) pada pekan lalu.

Sebelumnya, rencana mengenakan biaya untuk verifikasi centang biru sudah terungkap sejak Musk mengakuisisi Twitter. Twitter di tangan Musk, pengguna harus berlangganan Twitter Blue —yang saat ini baru tersedia di AS, Kanada, Selandia Baru, dan Australia— untuk bisa mempertahankan centang biru di akun.

Musk mengatakan di akun Twitter-nya yang bercentang biru bahwa Twitter Blue ini dibanderol seharga 8 dolar AS atau sekitar Rp 125 ribuan (kurs Rp 15.655,7) per bulan, naik dari awalnya 4,99 dolar AS per bulan. Harga tersebut akan disesuaikan dengan 'negara yang proporsional dengan paritas daya beli'.

Sistem tuan & tani (lord & peasant) Twitter saat ini untuk siapa yang memiliki atau tidak memiliki tanda centang biru adalah omong kosong.

Kekuatan untuk rakyat! Blue seharga $8/bulan.

- Elon Musk -

Kata lord dan peasant yang digunakan oleh Musk mengacu pada akun centang biru dengan akun biasa. Sejak awal rencana akuisisi, Musk sudah menjelaskan keberatannya soal sistem verifikasi Twitter ini.

Elon Musk, CEO perusahaan SpaceX dan Tesla. Foto: REUTERS/Danny Moloshok

Musk menambahkan, ada manfaat lain yang didapat pelanggan Twitter Blue selain status centang biru. Keunggulan yang dimaksud adalah prioritas di balasan, serta mention dan pencarian —yang disebutnya “penting untuk mengalahkan spam atau penipuan.”

Pengguna Twitter berbayar juga bisa posting video dan audio yang lebih panjang, serta jumlah iklan dipotong setengah (bukan semua). Ditambah, ada juga akses untuk membaca artikel berbayar.

Kemudian Musk menjelaskan bahwa bisnis model ini akan menambah pemasukan bagi Twitter, yang akhirnya dapat 'memberi reward kepada kreator konten'.

“Akan ada tag sekunder di bawah nama seseorang yang berprofesi sebagai publik figur, yang sudah berlaku bagi politisi.”

X post embed

Kapan centang biru berbayar di Twitter akan berlaku?

Belum diketahui kapan centang biru berbayar di Twitter akan berlaku. Musk tidak mengungkap jadwal tersebut di utas soal Twitter Blue 8 dolar AS yang dibuatnya pada Rabu (2/11).

Laporan The Verge pada Senin (31/10) mengatakan bahwa ada sejumlah karyawan Twitter yang ditugasi untuk memperbarui fitur Blue dan verifikasi, diberi tenggat waktu hingga 7 November 2022, atau mereka akan dipecat. Jadi, ada kemungkinan pembaruan Twitter Blue akan segera berlaku.

Twitter resmi menjadi milik Elon Musk setelah menyelesaikan pembeliannya seharga 54,20 dolar per lembar saham, dengan total 44 miliar dolar AS atau sekitar Rp 687 triliun (kurs Rp 15,557). Kesepakatan ini lebih cepat dari tenggat waktu yang diberikan hakim pengadilan Delaware di sidang tuntutan Twitter pada 17 Oktober 2022, yakni Jumat (28/10).

Twitter sempat menuntut Musk karena pernah menyatakan batal mengakuisisinya. Musk beralasan media sosial itu tidak transparan atas laporan bot, sementara Twitter membantah tudingan tersebut dan ingin CEO Tesla itu lanjut beli dengan harga yang sudah disepakati, serta memaksanya menyelesaikan perjanjian di pengadilan.

Musk mengungkap motivasinya membeli Twitter lewat postingan di akun Twitter resminya. Ia mengatakan ingin menjadikan media sosial berlambang burung biru ini sebagai 'alun-alun' digital dengan ruang diskusi yang sehat.