Kumparan Logo

Meg Whitman Mundur dari Posisi CEO HP Enterprise

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Eks CEO HP Enterprise, Meg Whitman. (Foto: Ruben Sprich/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Eks CEO HP Enterprise, Meg Whitman. (Foto: Ruben Sprich/Reuters)

Perusahaan teknologi Hewlett Packard Enterprise (HPE) harus kehilangan sosok penting di pucuk pimpinannya setelah CEO Meg Whitman memutuskan untuk mundur dari posisinya. Ini berarti berakhir sudah kepemimpinan Whitman di HP yang sudah berjalan selama enam tahun.

Whitman, yang merupakan salah satu tokoh wanita paling berpengaruh di industri teknologi, mungkin tak lagi memimpin HPE ke depannya tapi ia tetap berada di jajaran direksi perusahaan. HPE mengumumkan Whitman bakal digantikan oleh Presiden perusahaan Antonio Neri mulai 1 Februari 2018 nanti.

Tahun 2011 lalu, Whitman bergabung dengan HP dan mengambilalih posisi CEO setelah perusahaan tersebut mengalami rentetan kegagalan mencapai tujuan di tengah persaingan bisnis saat dipimpin pendahulunya, Leo Apotheker. Whitman memotong jumlah pekerja dan secara dramatis mengubah ekspektasi para investor setelah perusahaan mengalami performa yang bagus saat itu.

Salah satu upayanya di HPE adalah membagi perusahaan, di mana divisi PC dan unit percetakan dipisah dari margin tinggi bisnis yang dituju perusahaan. Peran CEO yang dijabat Whitman sendiri sudah berubah dibandingkan saat pertama kali ia ambil alih, dan lebih fokus ke aspek operasional perusahaan, seperti dilansir Bloomberg.

Setelah berpisah dari HP Inc yang fokus pada unit komputer, pada tahun 2015, Whitman menggabungkan layanan enterprise serta bisnis software HPE, juga melakukan akuisisi seperti terhadap Aruba Networks, Silicon Graphics International, SimpliVity, dan Nimble Storage.

Selama kepemimpinannya, ia menjadi saksi bagaimana nilai pembelian ulang saham dan dividen nyaris mencapai 18 miliar dolar AS, hingga membuat total pengembalian pemilik saham sebanyak 89 persen. Whitman juga disebut memotong 80 ribu pekerjaan sebelumnya, yang dilakukan menyusul ada pemisahan perusahaan.

Perubahan pucuk kepemimpinan ini terjadi setelah pendapatan perusahaan tidak sesuai dengan perkiraan pada periode fiskal kuartal pertama dan juga kuartal keempat.

Whitman sendiri mengatakan HPE punya banyak pekerjaan ke depannya. Ia menegaskan penunjukkan Neri sebagai CEO baru adalah langkah tepat yang diambil perusahaan.

Kita punya jajaran orang dengan kepemimpinan yang sangat baik. Kita punya strategi yang jelas dan fokus. CEO perusahaan yang berikutnya membutuhkan keahlian teknologi yang lebih dalam, dan itulah keahlian Antonio (Neri).

HPE tidak menjelaskan secara detail apa yang akan dilakukan Whitman setelah ini. Tapi, yang pasti Whitman tidak akan pindah ke perusahaan kompetitor.