Kumparan Logo

Menkominfo Plate Minta Operator Seluler Tinggalkan Jaringan 2G dan 3G

kumparanTECHverified-green

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menkominfo Johnny G Plate. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menkominfo Johnny G Plate. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate mengajak operator seluler untuk mendorong masyarakat yang masih memakai jaringan 2G dan 3G beralih ke 4G LTE. Salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan meminta perusahaan telekomunikasi untuk meninggalkan jaringan 2G dan 3G dalam layanannya.

Upaya tersebut akan diterapkan di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) Indonesia. Menurut Plate, peralihan penggunaan 4G LTE dan langkah meninggalkan 2G dan 3G merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan kehadiran 5G di Indonesia.

“Kita meminta operator seluler untuk memastikan bahwa 2G dan 3G pelan-pelan mulai di-face out di wilayah terluar. Mari kita tempatkan ke 4G sebelum kita beralih ke 5G. Tentu bukan hal yang mudah tetapi di situ kita harus menata pilihan teknologi yang tepat,” kata Johnny.

Namun, Johnny tidak menjelaskan bagaimana proses dari peralihan tersebut. Ia menyerahkan seluruh proses peralihan 2G dan 3G ke 4G LTE di wilayah 3T kepada pihak operator.

Sekjen DPP Partai Nasdem sekaligus Menkominfo, Johnny G Plate, di Jakarta, Rabu (6/11/2019). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

“Tanya perusahaan seluler. Mereka yang akan susun rencananya,” kata Johnny, ketika ditanya soal teknis dan jadwal mematikan jaringan 2G dan 3G.

Johnny mengatakan bahwa saat ini, operator seluler bisa melakukan penyusunan untuk peralihan penggunaan 4G LTE di daerah terpencil. Hal itu karena pemerintah sudah menyediakan berbagai infrastruktur seperti jaringan fiber optik dan Base Transceiver Station (BTS).

“Kita harapkan perusahaan-perusahaan seluler itu bisa mulai menyusun,” lanjut Johnny.

Ilustrasi tiang-tiang BTS dekat pemukiman. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Masih beroperasinya 2G dianggap sangat memberatkan operator seluler. Selain itu, penghapusan 2G juga bisa memberikan kelancaran dan efisiensi dalam industri telekomunikasi. Salah satu operator di Indonesia, XL Axiata, membenarkan adanya jaringan 2G tidak efisien dan berdampak pada performa finansial perusahaan. XL mengungkapkan bakal mematikan jaringan 2G sepenuhnya dalam 2 tahun.

Untuk persiapan 5G sendiri, Johnny mengatakan bahwa pihaknya perlu menata ulang frekuensi (refarming). Beberapa waktu lalu, Ismail, Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo, pernah membeberkan kandidat frekuensi yang cocok untuk penggunaan jaringan 5G di Indonesia, yakni Middle band: 3,5 GHz dan 2,6 GHz, serta Lower band: 800 MHz dan 700 MHz.