Kumparan Logo

Microsoft Resmi Luncurkan Xbox Series X di Tengah Corona

kumparanTECHverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konsol game Xbox Series X. Foto: Microsoft
zoom-in-whitePerbesar
Konsol game Xbox Series X. Foto: Microsoft

Microsoft akhirnya secara resmi meluncurkan konsol game Xbox Series X kepada publik. Dilansir Reuters, peluncuran ini dilakukan sebagai respons meningkatnya permintaan untuk game di tengah pandemi virus corona.

Microsoft meluncurkan dua jenis Xbox baru pada peluncuran tahun ini. Xbox Series X, yang disebut sebagai “konsol paling bertenaga di dunia,” menawarkan spesifikasi yang luar biasa. Sementara itu, Microsoft juga memberikan Xbox Series S yang lebih kecil dan murah.

Xbox Series X dibanderol seharga 499 dolar AS atau sekitar Rp 7,1 juta. Sementara Xbox Series S dijual dengan harga 299 dolar AS atau setara Rp 4,3 juta.

Kedua konsol terbaru dan terbaik dari Microsoft ini akan bertarung di pasar gamers dengan Sony PlayStation 5 yang juga baru meluncur beberapa pekan lalu.

video youtube embed

Pada peluncuran kali ini, Microsoft membuat sejarah sendiri. Ini adalah pertama kalinya Microsoft meluncurkan Xbox secara bersamaan di seluruh dunia. Microsoft mengakui bahwa hal ini telah membuat perusahaan menerima jumlah pre-order terbesar dalam sejarah Xbox.

Microsoft menyampaikan bahwa konsol terbarunya akan tersedia lagi pada hari peluncuran. Hal ini sangat luar biasa mengingat beberapa masalah rantai pasok terjadi akibat pandemi.

“Ada beberapa masalah rantai pasok awal pada Q1 dan Q2 akibat dari pabrik manufaktur di China yang tutup karena COVID-19, namun pabrik-pabrik tersebut telah kembali beroperasi secara normal,” ujar analis dari Counterpoint, Maurice Klaehne.

video youtube embed

Pengguna Xbox juga akan bisa menggunakan layanan Xbox Game Pass. Layanan subskripsi ini akan memberikan akses kepada lebih dari 100 buah game, termasuk game-game baru dan eksklusif.

Sejak pertama kali diluncurkan, Xbox Game Pass telah digunakan hingga 15 juta pengguna di seluruh dunia. Layanan ini diyakini akan menjadi senjata Microsoft dalam memutus dominasi Sony di dunia konsol game.

Namun, Microsoft masih kesulitan dalam memberikan game eksklusif yang benar-benar bisa membawa perubahan. Terakhir, game “Halo” yang digadang-gadang akan menjadi kekuatan Xbox harus tertunda pengembangannya karena wabah virus SARS-CoV-2.

“Setiap studio menghadapi tantangan dan kesulitan yang unik tergantung kepada lokasi, dan banyak rekan pengembang eksternal di seluruh dunia terdampak (pandemi) juga,” ujar direktur Xbox, Ryan Cameron, dikutip dari Reuters.

(EDR)