Kumparan Logo

Microsoft Resmi Suntik Mati Internet Explorer

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
IIlustrasi Internet Explorer. Foto: rafapress/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
IIlustrasi Internet Explorer. Foto: rafapress/Shutterstock

Microsoft resmi mengumumkan akan menyuntik mati salah satu produknya, Internet Explorer pada Rabu (15/6). Pengguna dipastikan tak akan dapat mengakses browser usai 27 tahun berlalu sejak diperkenalkan ke publik pertama kali.

Internet Explorer dirilis pada tahun 1995 sebagai paket tambahan untuk sistem operasi Windows 96. Setelah itu, Microsoft menggulirkan Internet Explorer secara gratis ke pengguna, menurut laporan Gadget360.

Tahun 2003 merupakan masa kejayaan Internet Explorer. Ia kala itu menguasai 95 persen pangsa pasar. Namun, seiring berjalannya waktu dengan munculnya banyak browser baru dengan kinerja yang lebih lancar dan cepat, ia tak dapat mempertahankan posisi puncaknya.

Pengguna secara perlahan menurun, dan Internet Explorer berubah fungsi menjadi browser default yang digunakan pengguna untuk mengunduh browser lain.

X post embed

Informasi suntik mati Internet Explorer sendiri telah diumumkan Microsoft pada Mei tahun 2021. Lewat blog perusahaan, mengatakan jika eksistensi Internet Explorer akan digantikan oleh Microsoft Edge yang diklaim sebagai masa depan browser mereka di Windows 11.

Hari ini, kami berada di tahap selanjutnya dari perjalanan itu: kami mengumumkan bahwa masa depan Internet Explorer di Windows 10 ada di Microsoft Edge.

- Sean Lyndersay, Manajer Umum Microsoft Edge Enterprise -

“Microsoft Edge tidak hanya merupakan pengalaman menjelajah yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih modern daripada Internet Explorer, tetapi juga mampu mengatasi masalah utama: kompatibilitas untuk situs web dan aplikasi lawas yang lebih lama,” lanjutnya.