Mulai 2030, Manusia Diprediksi Bisa ‘Hidup Abadi’ Berkat Teknologi
·waktu baca 2 menit

Jika kamu selalu bermimpi memiliki kemampuan untuk hidup selamanya, maka kamu mungkin beruntung. Karena para ilmuwan percaya bahwa, tinggal tujuh tahun lagi manusia diprediksi bisa mencapai suatu hal bernama: keabadian.
Futuris sekaligus ilmuwan komputer, Ray Kurzweil, telah membuat prediksi tentang kapan umat manusia akan dapat hidup selamanya dan kapan kecerdasan buatan (AI) akan mencapai singularitas. Ia yakin hal itu mungkin terjadi pada awal tahun 2030.
“2029 adalah tanggal yang konsisten yang telah saya prediksi ketika AI (komputer) akan lulus tes Turing yang valid. Karenanya (ia akan dapat) mencapai tingkat kecerdasan manusia,” kata Kurzweil dalam sebuah wawancara dengan SXSW dilansir Futurism.
“Saya telah menetapkan tanggal 2045 untuk 'Singularitas' (tak terhingga) yaitu saat kita akan melipatgandakan kecerdasan efektif kita satu miliar kali lipat dengan menggabungkannya dengan kecerdasan yang telah kita ciptakan.”
- Ray Kurzweil -
Manusia hidup abadi?
Saat bicara di podcast bersama ilmuwan komputer Lex fridman, Kurzweil juga mengemukakan pandangannya tentang keabadian.
Ia yakin manusia dapat memajukan harapan hidup lebih dari satu tahun, setiap tahunnya. “Saya pikir kita bisa mencapainya pada akhir dekade ini.”
Pada 2030 nanti, ia juga mengatakan robot-robot nano akan mengalir dalam pembuluh darah manusia. Bukan untuk ‘gaya-gayaan,’ robot ini diprediksi akan membantu manusia agar tetap sehat. Pikiran manusia juga akan terkoneksi secara langsung dengan cloud.
Kurzweil sebelumnya telah membuat prediksi akurat tentang kemajuan teknologi yang telah terjadi. Dilansir Indy100, pada tahun 1990 misalnya, ia meramalkan bahwa pada tahun 2000, sebuah komputer akan mampu mengalahkan pecatur manusia terbaik dunia.
Dia juga pernah meramal perangkat genggam akan menjadi bagian dari hidup umat manusia. Jelang 2030, Kurzweil juga memprediksi komputer akan dapat mencapai tingkat kecerdasan manusia.
