Kumparan Logo

Nokia 6.1 Plus Telat Masuk Indonesia, Mengapa?

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Smartphone Nokia 6.1 Plus. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Smartphone Nokia 6.1 Plus. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)

Nokia 6.1 Plus baru saja dirilis di Indonesia dengan harga Rp 3,4 juta. Perangkat anyar dari Nokia tersebut mengandalkan fitur kameranya yang tidak dimiliki oleh para pesaingnya, yaitu Bothie.

Fitur Bothie memungkinkan pengguna untuk melakukan streaming video menggunakan kamera depan dan belakang secara bersamaan. Selain itu, smartphone ini juga mengedepankan desain dengan notch alias poni di atas layar dan kamera belakang ganda.

HMD Global, selaku pemegang lisensi Nokia, mengakui jika mereka terlambat membawa Nokia 6.1 Plus ke Indonesia. Keterlambatan ini ternyata disebabkan oleh adanya aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang diterapkan pemerintah.

Setelah meluncur pertama kali di China dengan nama Nokia X6, Nokia 6.1 Plus terlebih dahulu hadir di India pada bulan Agustus lalu.

"Kalau mungkin teman-teman merasa mengapa Nokia lama masuk ke Indonesia karena memang kami kesulitan memenuhi TKDN. Ada beberapa hal yang memang prosesnya tidak semudah dengan yang dibayangkan. Jadi tadi juga disebutin kenapa bisa launching dulu di India, kita sebenernya sudah ready tapi memang untuk comply dengan TKDN ada beberapa proses, jadi agak delay," ungkap Miranda Warokka, Head of Marketing HMD Global Indonesia, dalam acara peluncuran Nokia 6.1 Plus, di Jakarta, Kamis (6/9).

Smartphone Nokia 6.1 Plus. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Smartphone Nokia 6.1 Plus. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)

Miranda menambahkan untuk TKDN pada Nokia 6.1 Plus sendiri sudah memenuhi syarat yang ditentuka, yakni minimal 30 persen. Perakitan smartphone Nokia sendiri diketahui dilakukan di PT Sat Nusapersada, Batam.

Nokia 6.1 Plus sendiri memiliki spesifikasi cip prosesor Qualcomm Snapdragon 636 yang dipasangkan dengan Adreno 509 sebagai pengolah grafisnya. Performa dapur pacunya itu didukung RAM berkapasitas 4 GB dan memori internal 64 GB yang kapasitasnya bisa diperluas lewat kartu MicroSD.

Sementara desain layar menggunakan ukuran 5,8 inci dengan resolusi Full HD+ dan aspek rasionya 19:9.

Smartphone Nokia 6.1 Plus. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Smartphone Nokia 6.1 Plus. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)

Bagaimana dengan spesifikasi kameranya? Nokia 6.1 Plus hadir dengan desain kamera belakang ganda yang terletak secara vertikal di bagian tengah bodi belakang ponsel. Konfigurasi kamera belakang ganda Nokia 6.1 Plus masing-masung terdiri dari kamera beresolusi 16 MP (f/2.0) dan 5 MP (f/2.4) dengan LED flash.

Kamera depan Nokia 6.1 Plus beresolusi 16 MP dengan bukaan lensa f/2.0.