Ogah Bayar Ganti Baterai Rp 321 Juta, Pemilik Tesla Ini Pilih Ledakkan Mobilnya
·waktu baca 2 menit

Seorang pria di Finlandia mendapat tagihan 22.600 dolar AS atau sekitar Rp 321 juta untuk mengganti baterai Tesla Model S keluaran 2013 miliknya. Ketimbang membayar, dia lebih memilih untuk meledakkan mobil listriknya tersebut.
Kisah bermula ketika Tuomas Kaitanen, si pemilik mobil listrik Telsa Model S itu, menemukan kerusakan di mobilnya. Setelah sebulan mobilnya bertahan di bengkel resmi Telsa tanpa kemajuan apa-apa, Kaitanen diberi tahu pihak bengkel bahwa tidak ada yang bisa dilakukan untuk memperbaiki mobilnya, kecuali mengganti baterai.
Pihak bengkel meminta persetujuan Kaitanen dan mengharuskannya membayar 22.600 dolar AS untuk mengganti keseluruhan baterai mobil Tesla-nya.
Karena merasa biaya yang ditanggungnya terlalu mahal, Kaitanen lebih memilih untuk meledakkan mobil Telsa Model S-nya demi sebuah konten YouTube. Dia bekerja sama dengan seorang YouTuber Finlandia yang juga sering membuat konten ledakan, Pommijätkät, untuk membuat konten video peledakkan mobil Tesla-nya.
"Jadi saya memberi tahu mereka (pihak bengkel Tesla) bahwa saya datang untuk mengambil Tesla (miliknya). Sekarang saya akan meledakkan mobilnya."
Kaitanen dan Pommijätkät serta timnya melakukan aksi tersebut di Jaala, daerah terpencil Finlandia. Lokasi itu dipilih mempertimbangkan segala aspek menyangkut keamanan dan keselamatan.
Total 30 kilogram bahan peledak dinamit ditempel mengitari mobil Tesla Model S milik Kaitanen. Posisi bahan peledak diatur sedemikian rupa memperhatikan ke mana arah ledakan dan pecahan komponen mobil terlontar.
Di video kanal YouTube Pommijätkät yang sudah hampir 4 juta views tersebut, terlihat mobil Tesla berwarna putih diletakkan membelakangi tebing batu. Tujuannya agar dampak ledakannya tidak terlalu luas dan lebih terkontrol.
Kaitanen dan Pommijätkät serta tim mengamati dari jarak lebih dari 100 meter, dengan proteksi dinding kayu yang akan melindungi mereka dari debris ledakan.
Ketika dinamit serentak diledakkan, mobil listrik tersebut meledak menjadi ratusan bahkan ribuan keping yang terlontar sampai puluhan meter. Seketika mobil Tesla Model S Kaitanen menghilang tanpa tersisa.
Ada yang unik. Mereka juga membawa boneka manekin yang diberi nama Elon Mask, yang merupakan pendiri dan pemimpin perusahaan Tesla. Boneka Elon Mask duduk di kursi pengemudi mobil Tesla ini, dan juga ikut diledakkan. Kaitanen sendiri mengaku puas dengan ‘hasil kerja’ mereka.
