OpenAI Garap Chip Bareng Broadcom buat Kembangkan AI Generatif
·waktu baca 2 menit

OpenAI berencana memproduksi chip kecerdasan buatan pertamanya tahun depan. Mereka bakal bermitra dengan raksasa semikonduktor AS Broadcom dalam proses perancangan chip-nya.
Perusahaan kecerdasan buatan itu akan menggunakan chip AI secara internal, menurut laporan Financial Times sebagai upaya mengkomersialisasi generative AI. Jenis AI ini mampu menghasilkan respons seperti manusia dalam menjawab pertanyaan, mengandalkan daya komputasi substansial untuk melatih dan menjalankan sistemnya.
Tahun lalu, OpenAI bekerja sama dengan Broadcom dan Taiwan Semiconductor Manufacturing untuk mengembangkan chip internal pertamanya untuk mendukung sistem kecerdasan buatan, sekaligus menggabungkan chip dari AMD dan NVIDIA untuk memenuhi lonjakan kebutuhan infrastruktur AI.
CEO Broadcom, Hock Tan, mengungkap bahwa sektor kecerdasan buatan akan berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan perusahaan di tahun fiskal 2026. Manufaktur semikonduktor itu telah mengantongi pesanan untuk pengembangan AI berjumlah 10 miliar dolar atau Rp 163 triliun dari pelanggan baru mereka.
Kendati demikian, Broadcom tak mengungkap nama-nama pelanggan ini. Ada kemungkinan OpenAI adalah pelanggan baru mereka.
OpenAI ikut jejak raksasa teknologi lain
OpenAI mengikuti jejak Google, Amazon, dan Meta yang telah membangun chip khusus untuk menangani beban kerja AI.
Saat ini, permintaan daya komputasi untuk melatih dan mengoperasikan model AI melonjak signifikan. Analis dari HSBC memperkirakan bisnis semikonduktor Broadcomm akan tumbuh dan melampaui bisnis chip NVIDIA pada tahun 2026.
