Oppo Pamer Kacamata Pintar Mirip Scouter di Anime Dragon Ball
·waktu baca 4 menit

Oppo kembali menggelar pameran teknologi Oppo Inno Day pada tahun ini. Dalam pameran hari pertama yang dihelat secara virtual, Selasa (14/12), produsen smartphone asal China itu mengumumkan perangkat kacamata pintar dan chip mereka yang pertama ke publik.
Kacamata pintar dari Oppo disebut Oppo Air Glass. Ia mengusung desain lensa mono yang mirip seperti Saiyan Scouter di manga dan anime Dragon Ball.
Oppo Air Glass merupakan perangkat “assisted reality” yang bertujuan memberikan informasi kepada pengguna tanpa harus beralih ke layar lain. Untuk menggunakan kacamata pintar ini, kamu hanya perlu menggunakan gerakan tangan, gerakan kepala, suara, atau menyentuh layar virtual yang muncul di perangkat.
Meski bentuknya berupa lensa mono, Oppo Air Glass dapat dipasang dengan lensa kacamata konvensional melalui magnet. Kamu juga bisa menggunakan Oppo Air Glass sendiri – yang bakal membuat penggunanya tampak sangat edgy dan futuristik.
Oppo menjelaskan, Oppo Air Glass merupakan kacamata yang ringan karena bobotnya cuma 30 gram. Sebagai proteksi, ia dilengkapi dengan penutup logam CNC dengan modul lensa kaca safir yang anti-gores.
Oppo Air Glass membawa proyektor mungil yang diberi nama Spark Micro Projector yang berukuran 0,5 cc, atau seukuran biji kopi. Proyektor itu didukung oleh panel Micro-LED yang memiliki tingkat kecerahan hingga 3 juta nits. Ia ditenagai dengan prosesor Qualcomm Snapdragon Wear 4100.
Lensa Oppo Air Glass sendiri memiliki ketebalan 0,7 mm. Lensa tersebutlah yang nantinya akan menampilkan konten dengan optical diffraction waveguide khusus yang memungkinkan dua display mode, yaitu 16-level grayscale atau 256-level grayscale.
Bingkai Oppo Air Glass punya 2 pilihan warna, yakni perak atau hitam. Kacamata pintar ini dapat dioperasikan menggunakan aplikasi Smart Glass yang terdapat di Oppo Watch 2 dan semua ponsel Oppo dengan sistem operasi ColorOS 11 atau versi yang lebih baru.
Oppo Air Glass juga memiliki banyak aplikasi yang dapat digunakan. Beberapa diantaranya adalah aplikasi yang dikembangkan sendiri oleh Oppo, seperti Weather, Calendar, Health, Teleprompter, Translation, and Navigation.
Oppo juga bilang bahwa Air Glass dapat melakukan terjemahan real-time antara dua orang jika keduanya memakai kacamata tersebut. Misalnya, ketika orang A berbicara dengan bahasa Inggris kepada orang B yang berbahasa Mandarin, kacamata Oppo Air Glass akan menampilkan teks terjemahan bahasa Inggris itu ke bahasa Mandarin di layar kaca milik orang B.
Air Glass hanya dapat mendukung terjemahan antara bahasa Inggris dan Cina untuk saat ini. Namun, Oppo mengeklaim akan segera menyediakan terjemahan bahasa China dan Jepang, serta China dan Korea.
Baterai Oppo Air Glass dapat bertahan selama sekitar tiga jam dengan sekali pengisian daya. Oppo Air Glass akan mulai dijual di China pada Q1 2022, meski Oppo tak mengungkap harganya.
Chip NPU buatan sendiri
Selai kacamata futuristik, Oppo juga umumkan chip buatan mereka sendiri yang pertama. Peluncuran ini tak begitu mengagetkan karena dalam beberapa bulan terakhir, Oppo memang dirumorkan akan mulai membuat chip bikinan sendiri.
Disebut MariSilicon X, chipset baru ini adalah neural processing unit (NPU) – yang dirancang untuk mengimplementasikan algoritma machine learning.
Ia dibangun menggunakan transistor berukuran 6 nanometer dari Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC). Oppo mengatakan chip tersebut memungkinkan pemrosesan gambar dan video lebih cepat dengan konsumsi daya rendah.
“MariSilicon X hanyalah langkah kecil untuk Oppo,” kata pendiri dan CEO Oppo, Chen Mingyong, saat acara peluncuran.
Kami tidak akan berhenti dan kami akan terus menginvestasikan sumber daya ke dalam chip, dengan tim yang terdiri dari ribuan orang. Ini akan menjadi perjalanan yang panjang, dengan banyak tantangan di depan, tetapi kami akan bertahan.
- Chen Mingyong, Pendiri dan CEO Oppo -
Oppo mengatakan, MariSilicon X akan memungkinkan penerus ponsel Find X3 Pro untuk mengambil foto dengan rentang dinamis empat kali lebih besar, menghasilkan video yang lebih jelas di lingkungan yang gelap, dan memproses gambar 20 kali lebih cepat.
Chip NPU MariSilicon X akan tersedia secara perdana dalam Find X Series mulai kuartal pertama 2022.
