Kumparan Logo

Patrick Walujo Mundur dari Jabatan CEO GoTo, Diganti Hans Patuwo

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dirut GoTo Patrick Sugito Walujo. Foto: GoTo
zoom-in-whitePerbesar
Dirut GoTo Patrick Sugito Walujo. Foto: GoTo

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan pada Senin (24/11) bahwa Patrick Walujo mengundurkan diri dari jabatan CEO atau Direktur Utama setelah memimpin selama 2,5 tahun. Posisi CEO GoTo selanjutnya akan diisi oleh Hans Patuwo.

GoTo mengatakan transisi ini merupakan bagian dari suksesi. Perusahaan memastikan organisasi tetap stabil, berkesinambungan, operasional dan pertumbuhan menuju profitabilitas.

Keputusan mundurnya Patrick berada di tengah isu adanya tekanan investor besar GoTo yang meminta Patrick mundur dari perusahaan. Investor berencana dalam agenda panjang untuk melakukan merger atau akuisisi Grab dengan GoTo, dan akan mendapatkan dukungan dari pemerintah Indonesia melalui Danantara.

Chief Operating Officer (COO) GoTo Hans Patuwo dalam Konferensi Pers Peluncuran Aplikasi Gopay Merchant di Kantor GoTo, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2024). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Patrick memberikan selamat kepada Hans yang telah memegang peran penting dalam perjalanan GoTo selama 8 tahun masa kerjanya. Hans dinilai memiliki kapabilitas kepemimpinan yang telah teruji serta integritas yang tepat untuk memimpin GoTo untuk memasuki babak perjalanan baru.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar GoTo atas dedikasi luar biasa selama dua setengah tahun ini. Kerja keras seluruh tim telah menjadi kunci dalam membawa GoTo pada posisi yang lebih baik," kata Patrick, dalam siaran pers.

Pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO GoTo akan diajukan dan mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Desember 2025.

Hans telah bekerja di Gojek sejak 2018. Hans berperan penting dalam pengembangan dan ekspansi unit bisnis GoTo Financial (GTF) serta memimpin bisnis tersebut sebagai Presiden. Hasil baik diraih GTF dengan mendorong GoPay sebagai aplikasi finansial terdepan di Indonesia.

Jabatan terakhir Hans adalah Chief Operating Officer (COO) di GoTo, sekaligus Presiden On-Demand Services (ODS). Ia fokus pada operasional layanan transportasi, termasuk mengurus mitra pengemudi dan merchant, yang jadi fondasi paling vital dalam ekosistem GoTo. Hans mendorong pertumbuhan, efisiensi, dan profitabilitas lewat disiplin operasional berbasis data.

Sebelum bergabung di Gojek, Hans punya pengalaman panjang kerja di perusahaan multinasional di Amerika Serikat, China, dan Singapura, termasuk menjabat sebagai Partner di perusahaan konsultan manajemen McKinsey.