Pemain Game Pokemon Kini Punya Tempat Khusus Simpan Pokemon

Ada kabar baik bagi para penggemar game Pokemon di segala platform. Pokemon Company, perusahaan pemilik lisensi Pokemon, baru saja meluncurkan Pokemon Home, sebuah layanan komputasi berbasis cloud untuk menyimpan seluruh Pokemon yang berhasil dimiliki pemain di semua game Pokemon.
Dengan adanya Pokemon Home, ada banyak hal yang bisa dilakukan pemain terhadap Pokemon miliknya. Yang pasti, pemain bisa menyatukan semua Pokemon yang telah didapatkan di berbagai game Pokemon, baik yang dikoleksi lewat game di Nintendo Switch atau di game mobile Pokemon.
Selain itu, tempat penyimpanan Pokemon ini juga memungkinkan pemain bertukar Pokemon dengan pemain lain di luar dari game yang sedang dimainkan. Pemain juga bisa menemukan Pokemon yang didapatkan di satu game Pokemon untuk dimainkan di game Pokemon lain, misal, dari game Let's Go Pikachu and Eevee ke game Sword and Shield atau sebaliknya.
Pemain juga bisa mengecek status dan informasi detail mengenai monster tersebut dari platform ini. Pengecekan itu biasanya digunakan untuk melihat data Pokemon secara detail dan mengikutsertakannya ke dalam kompetisi di levelnya.
Saat ini, Pokemon Home sudah tersedia dalam dua pilihan paket: gratis dan premium. Untuk versi gratis, pemain hanya dapat menyimpan 30 monster, sedangkan di paket premium pemain bisa menyimpan hingga 6.000 monster.
Untuk layanan gratisnya, pemain juga hanya bisa menjual satu Pokemon dalam satu waktu di GTS (Global Trade System). Sementara di layanan premium, pemain bisa menjual tiga Pokemon sekaligus.
Selain itu, pengguna yang memakai layanan premium juga bakal diberi kemampuan untuk memindahkan koleksi Pokemon-nya dari game di Nintendo 3DS ke layanan ini melalui Pokemon Bank.
Untuk harga langganan versi premium Pokemon Home adalah 3 dolar atau sekitar Rp 40 ribuan selama satu bulan. Untuk berlangganan, pemain tidak perlu memiliki perangkat Nintendo Switch, namun harus memiliki akun Nintendo.
