Kumparan Logo

Pengguna iPhone - Mac Bisa Blokir Iklan di Semua Aplikasi Berkat Tools Filtr

kumparanTECHverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tampilan iOS 26 di iPhone. Foto: Dok. Apple
zoom-in-whitePerbesar
Tampilan iOS 26 di iPhone. Foto: Dok. Apple

Pengguna device Apple kini punya cara baru buat mengurangi gangguan iklan. Berkat fitur terbaru yang hadir di iOS 26 dan macOS 26, seorang pengembang berhasil menciptakan ad blocker alias aplikasi pemblokiran iklan yang bekerja di seluruh ekosistem Apple, mulai dari iPhone, iPad, hingga Mac.

Menariknya, teknologi ini tidak hanya memblokir iklan di browser, tetapi juga di berbagai aplikasi yang terpasang di perangkat. Tools itu bernama Filtr, dikembangkan oleh Kaylee Serena Calderolla, sosok di balik Wipr, salah satu aplikasi pemblokir iklan populer untuk browser Safari.

Selama ini, Wipr dikenal mampu mencegah iklan muncul di Safari dengan cara menghentikan iklan dan kode pelacakan agar tidak pernah dimuat ke perangkat pengguna. Hasilnya, pengalaman berselancar di internet menjadi lebih bersih sekaligus lebih privat karena aktivitas pengguna tidak mudah dilacak oleh pengiklan.

Kini melalui Filtr, kemampuan tersebut diperluas ke seluruh aplikasi di perangkat Apple. Filtr memanfaatkan fitur baru Apple yang disebut URL Filters. Berbeda dengan pemblokir iklan biasa yang hanya bekerja di browser, URL Filters memungkinkan pengembang memblokir akses ke situs atau domain tertentu langsung di tingkat jaringan. Artinya, pemblokiran dilakukan sebelum iklan sempat dimuat ke dalam aplikasi.

Tab "Hari Ini" dan "Disarankan" akan menampilkan iklan mulai besok. Foto: Dok. MacRumors

Filtr hadir sebagai fitur tambahan berbayar yang terintegrasi dengan aplikasi Wipr. Dengan mengaktifkan fitur ini, pengguna dapat memblokir banyak iklan yang muncul di aplikasi iPhone, iPad, maupun Mac.

Salah satu alasan Filtr menarik perhatian adalah pendekatannya terhadap privasi. Dalam kebijakan privasinya, Calderolla menyatakan bahwa aplikasi buatannya tidak mengumpulkan data pribadi pengguna. Selain itu, aplikasi tersebut juga tidak membutuhkan akses ke informasi pribadi untuk dapat berfungsi.

Hal yang sama juga berlaku pada fitur URL Filters milik Apple. Pengguna cukup menggunakan Filtr, lalu mengaktifkan URL Filter di perangkat, dan sistem akan bekerja secara otomatis di latar belakang.

Kendati begitu, seperti teknologi pemblokir iklan lainnya, Filtr juga memiliki sejumlah keterbatasan. Aplikasi ini tidak selalu mampu memblokir iklan yang disajikan langsung dari domain utama aplikasi yang digunakan, sehingga pengguna masih mungkin melihat iklan di aplikasi seperti Facebook, Google, atau Reddit.

Hal tersebut sengaja dilakukan karena memblokir seluruh domain utama dapat menyebabkan aplikasi tidak berfungsi dengan baik.

Dengan hadirnya fitur URL Filters di iOS 26 dan macOS 26, Filtr menunjukkan bagaimana Apple mulai membuka peluang baru bagi pengembang untuk menghadirkan perlindungan privasi yang lebih luas, tidak hanya di browser tetapi juga di seluruh aplikasi yang digunakan sehari-hari.