Penjualan iPhone Turun untuk Kedua Kalinya

iPhone masih jadi barang premium yang dicintai para penggemar di berbagai belahan Bumi walau ia digempur puluhan, bahkan ratusan, merek ponsel Android. Apple tampaknya harus melakukan gebrakan baru di industri jika ingin mempertahankan para penggemar iPhone, tetapi perubahan itu harus tetap mempertahankan nilai dan sejalan dengan apa yang selama ini dicintai para penggemar Apple. Gebrakan itu perlu diambil Apple setelah mereka harus menerima kenyataan bahwa penjualan iPhone kembali mengalami penurunan penjualan pada kuartal kedua tahun ini. Penjualan iPhone dilaporkan hanya mencapai 50,8 juta perangkat pada kuartal kedua 2017, turun dari angka 51,2 juta unit yang terjual pada periode yang sama tahun lalu. Ini menjadi penurunan penjualan yang kedua bagi iPhone setelah hal serupa terjadi di kuartal pertama 2016, yang menandai untuk pertama kalinya penjualan iPhone menurun. Apple masih bisa sedikit tersenyum berkat permintaan yang besar terhadap iPhone 7 Plus. Penjualan mereka secara keseluruhan pada kuartal yang berakhir Maret 2017 ini juga tumbuh menjadi 52,9 miliar dolar AS dari 50,6 miliar dolar AS setahun sebelumnya.

Penjualan yang iPhone yang menurun sebanyak dua kali ini menjadi peringatan bagi Apple. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap menurunnya nilai saham Apple sebanyak 2 persen menjadi 144,65 dolar AS. Menurut perusahaan data dan analisis finansial FactSet, awalnya penjualan iPhone diproyeksi akan mencapai angka 52,27 juta perangkat. Meski begitu, Chief Financial Officer Apple, Luca Maestri, menegaskan penurunan itu tidak sebesar seperti yang terlihat. Apple mengatakan ada pengukuran dari perusahaan untuk melihat sirkulasi penjualan ponselnya. Mereka mengukur berapa banyak unit yang terjual ke peritel, bukan hanya yang terjual langsung ke konsumen. Maestri menjelaskan Apple mengurangi volume persediaan unit iPhone di jaringan peritel sekitar 1,2 juta perangkat di kuartal ini, yang berarti perusahaan telah menjual sekitar 52 juta iPhone secara langsung ke konsumen. Walau penjualan sedikit menurun, pendapatan dari iPhone tumbuh 1,2 persen di kuartal ini, berkat meningkatnya rata-rata margin penjualan. Selama tiga tahun, desain luar pada bodi iPhone tidak berubah dan membuatnya mendapat banyak permintaan untuk pembaruan. Dari rumor yang beredar, iPhone baru sendiri nantinya dikabarkan akan memuat beberapa teknologi baru seperti pengisian baterai secara nirkabel, layar melengkung, dan desain kaca. Tapi, penurunan penjualan ini tidak hanya terjadi pada iPhone, melainkan iPad yang hanya menjual 9 juta perangkat pada kuartal ini, turun 13 persen dibandingkan tahun lalu. Baca juga: iPhone Baru Pakai Layar Melengkung dan Kamera Ganda
