kumparan
Tekno & Sains3 Juli 2019 7:12

Peringkat Operator Seluler di Indonesia Awal 2019, Siapa Terbaik?

Konten Redaksi kumparan
Ilustrasi Membaca Pesan Ponsel
Ilustrasi membaca pesan di ponsel. Foto: StockSnap via Pixabay
Operator-operator seluler di Indonesia terus berlomba untuk menjadi penyedia jaringan terbaik. Berdasarkan analisis yang dilakukan OpenSignal pada awal 2019, Telkomsel kembali didaulat sebagai operator seluler terbaik di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Dalam laporan bertajuk 'Laporan Pengalaman Jaringan Seluler Juli 2019' ini, ada lima operator seluler di Indonesia yang masuk dalam analisis, yakni Telkomsel, Hutchison Tri, Smartfren, Indosat Ooredoo, dan XL Axiata.
OpenSignal membuat lima kategori dalam analisisnya yang terdiri dari ketersediaan 4G, pengalaman video, kecepatan download, kecepatan upload, dan latensi. Data diperoleh dari 16 kota di Indonesia yang diambil selama periode 1 Februari sampai 1 Mei 2019.
Hasilnya, Telkomsel tetap mempertahankan dominasi sebagai operator terbaik di empat kategori, yaitu pengalaman video, kecepatan download, kecepatan upload, dan latensi. Satu kategori ketersediaan 4G dimenangkan oleh Smartfren.
Tiga operator lainnya, Tri, Indosat, dan XL belum mampu berbicara banyak dalam analisis tersebut. Namun, OpenSignal menemukan perkembangan yang baik dari ketiganya dibandingkan laporan tahun lalu.
Telkomsel
Telkomsel Smart Office di Jakarta. Foto: Jofie Yordan/kumparan
"Operator Indonesia yang lain, yaitu Tri, Indosat, dan XL, mungkin tidak mendapatkan penghargaan apa pun di tingkat nasional, namun kami mengamati pertumbuhan dari sebagian mereka dalam metrik kecepatan kami, memungkinkan mereka mengejar ketertinggalan dari Telkomsel," kata analis OpenSignal, Hardik Khatri, dalam keterangannya.
ADVERTISEMENT
Pada kategori kecepatan download dan upload, terjadi persaingan yang ketat antara Telkomsel dan XL. Namun, Telkomsel mampu memenangkan dua kategori ini secara menyakinkan dengan rata-rata kecepatan download 4G/3G 9,8 Mbps dan upload 3,7 Mbps.
Salah satu hasil yang cukup unik adalah soal ketersediaan jaringan 4G yang dimenangkan oleh Smartfren. Operator yang masuk dalam Sinar Mas Group itu secara keseluruhan menjadi operator Indonesia pertama yang melampaui nilai 95 persen dalam metrik ketersediaan 4G menurut OpenSignal. Sementara, keempat operator lainnya, masih berada di kisaran nilai 80 persen.
Logo Smartfren di kantor pusatnya yang ada di Jalan Sabang, Jakarta
Logo Smartfren di kantor pusatnya yang ada di Jalan Sabang, Jakarta. Foto: Aditya Panji/kumparan
Sementara itu dari hasil dari kategori pengalaman video tidak ada satu pun dari kelima operator yang mencapai nilai untuk peringkat Baik di rentang poin 55-65. Telkomsel yang berada di posisi pertama hanya mampu meraih 54,3 poin yang masuk peringkat Cukup. Dalam laporan pengalaman video seluler OpenSignal dari 69 negara, Indonesia ternyata berada di posisi 10 negara terbawah.
ADVERTISEMENT
Untuk lebih jelasnya, berikut hasil survei laporan dari OpenSignal untuk operator seluler di Indonesia pada semester I 2019.
- Ketersediaan 4G
1. Smartfren: 95,8 poin
2. Tri: 88,9 poin
3. XL Axiata: 83,1 poin
4. Indosat Ooredoo: 82,7 poin
5. Telkomsel: 80,9 poin
- Pengalaman video
1. Telkomsel: 54,3 poin
2. XL Axiata: 46,7 poin
3. Tri: 42,0 poin
4. Indosat Ooredoo: 34,7 poin
5. Smartfren: 34,4 poin
- Kecepatan download 3G/4G
1. Telkomsel: 9,8 Mbps
2. XL Axiata: 7,4 Mbps
3. Tri: 5,2 Mbps
4. Indosat Ooredoo: 4,8 Mbps
5. Smartfren: 4,5 Mbps
- Kecepatan upload 3G/4G
1. Telkomsel: 3,7 Mbps
2. XL Axiata: 3,4 Mbps
ADVERTISEMENT
3. Tri: 3,1 Mbps
4. Indosat Ooredoo: 2,5 Mbps
5. Smartfren: 1,2 Mbps
- Koneksi latensi
1. Telkomsel: 52,1
2. Tri: 63,1 ms
3. XL Axiata: 69,3 ms
4. Smartfren: 73,3 ms
5. Indosat Ooredoo: 81,6 ms