Pesawat Wisata ke Luar Angkasa VSS Unity Sukses Uji Coba

Sepertinya tur luar angkasa bukan hanya sebuah angan-angan semata nantinya. Perusahaan pembuat pesawat luar angkasa komersial, Virgin Galactic, telah menyelesaikan uji terbang pesawat VSS Unity di Gurun Mojave, California.
Dilansir Space.com, VSS Unity adalah pesawat luar angkasa SpaceShipTwo kedua yang diciptakan oleh Virgin Galactic yang berhasil diterbangkan, dengan kedua pilotnya Mark 'Forger' Stucky dan Michael 'Sooch' Masucci.
Pembuatan pesawat VSS Unity memang ditujukan untuk membawa penumpang melihat bumi dan menjelajahi luar angkasa.
Ahli mesin dan teknisi perusahaan telah menghabiskan waktu hingga lima bulan untuk memastikan kendaraan VSS Unity siap mengangkut muatan untuk penerbangan roket yang lebih tinggi.

Kecepatan VSS Unity bisa mencapai 0.9 Mach (kecepatan Supersonic), yang diklaim tercepat yang bisa ditempuh oleh pesawat luar angkasa. (1 Mach sama dengan 767 meter per jam atau 1.234 kilometer per jam)
Saat terbang, SpaceShipTwo dirancang untuk dibawa oleh sebuah pesawat besar yang akan menjatuhkannya pada ketinggian sekitar 50.000 kaki (15.000 meter) lalu mendorong badan pesawat ke ruang suborbital menggunakan mesin roketnya.
Dalam uji terbang terakhirnya, VSS Unity juga menggunakan sistem perlindungan thermal yang berguna untuk memastikan jika pesawat tidak mengalami kerusakan saat penerbangan.
Pendiri Virgin Galactic, Sir Richard Branson, mengatakan versi kedua dari SpaceShipTwo ini akan mulai beroperasi untuk mengangkut penumpang mulai bulan April.

VSS Unity bisa mengangkut enam penumpang bersama dengan dua pilot dan bisa terbang hingga ketinggian 328.000 ribu kaki (100 kilometer). Dengan membayar tiket penerbangan sebesar 250.000 dolar AS (setara Rp 3,3 miliar), semua orang bisa menikmati pengalaman pergi ke angkasa yang sangat tinggi untuk melihat keindahan Bumi untuk beberapa menit.
Juru bicara Virgin Galactic mengatakan hingga kini telah terdaftar 600 calon penumpang yang telah menaruh uangnya untuk mendapatkan tiket pesawat VSS Unity.
Namun, sebelum bisa mengangkut penumpang ke luar angkasa, VSS Unity harus didukung tenaga tambahan untuk membawa muatan penumpang ke ruang suborbital.
Kesuksesan VSS Unity adalah yang pertama setelah versi sebelumnya, VSS Enterprise, mengalami kecelakaan yang membuat pilot Peter Siebold mengalami luka parah dan menewaskan rekannya Michael Alsbury pada 2014 lalu.
