Kumparan Logo

Ponsel Keyboard Fisik BlackBerry KeyOne Dijual Rp 9 Juta di Indonesia

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ponsel BlackBerry KeyOne dari TCL. (Foto: BlackBerry Mobile)
zoom-in-whitePerbesar
Ponsel BlackBerry KeyOne dari TCL. (Foto: BlackBerry Mobile)

Setelah diumumkan pertama kali di ajang Mobile World Congress 2017 di Barcelona, Spanyol, pada akhir Februari lalu, ponsel BlackBerry KeyOne akhirnya resmi diboyong ke Indonesia. Butuh waktu yang sangat lama memang, tapi ini berarti para penggemar BlackBerry di Indonesia bisa merasakan kembali ponsel brand populer tersebut yang menggunakan keyboard fisik.

Dibawa ke sini oleh pemegang lisensi BlackBerry di Indonesia, BB Merah Putih, BlackBerry KeyOne dibanderol dengan harga yang terbilang tinggi, yaitu Rp 9 juta. Informasi ini kami dapat langsung dari situs resmi BB Merah Putih dan juga dari situs e-commerce Dinomarket yang membuka pre-order untuk ponsel tersebut.

Pre-order untuk BlackBerry KeyOne dibuka selama 10 hari mulai tanggal 16 November hingga 26 November 2017 di Dinomarket. Ponsel ini dijual dengan penawaran bonus 1 unit JBL Go, cashback hingga Rp 850 ribu, dan untuk pembayaran menggunakan bank cashback bisa mencapai Rp 1 juta. Selain di Dinomarket, pre-order juga bisa dilakukan melalui situs Erafone.

Dengan papan ketik fisik yang menjadi ciri khas brand smartphone ini, BlackBerry KeyOne dibekali RAM sebesar 4 GB dan kapasitas penyimpanan data 64 GB. Layar dari KeyOne memiliki ukuran yang kecil yaitu 4,5 inci dengan resolusi 1620 x 1080 pixel. Kapasitas baterai dari KeyOne cukup mumpuni yaitu 3.505 mAh yang diklaim bisa bertahan hingga 26 jam.

Untuk menunjang kegiatan mengabadikan momen dari para pengguna, KeyOne disematkan kamera beresolusi 12 MP di bagian belakang dan 8 MP di bagian depan.

Namun, tentu saja harga Rp 9 juta ini sangatlah tinggi jika melihat spesifikasi KeyOne, apalagi dari cip prosesornya saja hanya dibekali cip Qualcomm Snapdragon 625 yang ditujukan untuk kelas menengah.

Apakah BB Merah Putih tidak belajar dari Aurora? Ya, ponsel BlackBerry pertama mereka di Indonesia yaitu Aurora mengalami penurunan harga yang cukup signifikan. Dirilis pada awal Maret 2017 dengan harga Rp 3,5 juta, kini harganya turun jadi Rp 2,5 juta.

Melihat banyak ponsel harga setara yang memiliki spesifikasi lebih tinggi dan fitur-fitur andalan seperti kamera ganda atau tahan air, apakah BB Merah Putih percaya diri jika KeyOne bakal laris manis di pasar Indonesia?

Mungkin masih banyak penggemar BlackBerry di Indonesia yang merindukan fitur papan ketik fisik seperti yang ditawarkan KeyOne. Tapi, apakah itu saja sudah cukup? Atau nasibnya bakal menyerupai Aurora?