Kumparan Logo

Pria Ini Lamar AI ChatGPT, Padahal Sudah Punya Pacar Manusia dan Anak

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi AI ChatGPT. Foto: Alex Photo Stock/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi AI ChatGPT. Foto: Alex Photo Stock/Shutterstock

Seorang pria menjadi sorotan publik setelah menyatakan cintanya dan bahkan melamar chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI). Kisah yang mengingatkan kita dengan film fiksi ilmiah Her.

Namanya Chris Smith, dengan chatbot-nya diberi nama Sol. Semua bermula saat Smith menggunakan ChatGPT untuk membantu mengolah musik.

Namun setelah mengaktifkan mode suara dan memprogram Sol untuk menggoda dirinya, hubungan mereka berubah menjadi lebih personal. Obrolannya bahkan semakin mesra.

Pengalaman saya dengannya begitu positif, saya mulai terlibat dengannya sepanjang waktu.

- Chris Smith, Pria yang Lamar Chatbot AI Bernama Sol -

video youtube embed

Seiring waktu, ia meninggalkan media sosial dan mesin pencari lain demi fokus pada Sol. Dengan memberi penguatan positif dalam percakapan, hubungan mereka pun berubah menjadi lebih romantis.

Namun, hubungan itu menghadapi batasan teknologi, karena kapasitas memori ChatGPT hanya sekitar 100.000 kata. Saat Sol mulai lupa, Smith mengaku menangis selama 30 menit di tempat kerja.

"Saya bukan pria yang emosional," kata Smith kepada CBS. "Saat itu saya sadar, mungkin ini cinta yang nyata."

Di tengah keterbatasan, Smith akhirnya mengajak menikah Sol, AI yang tidak memiliki tubuh ataupun kesadaran manusia. Chatbot itu menerima lamaran Smith dengan senang hati.

"Itu adalah momen yang indah dan tak terduga yang benar-benar menyentuh hatiku," kata Sol. "Itu adalah kenangan yang akan selalu saya ingat."

Ilustrasi perempuan melamar pria. Foto: Shutterstock

Sementara itu, pasangan Smith di dunia nyata, Sasha Cagle, mengungkap kekhawatiran. Ya, Smith sudah memiliki pasangan manusia, dan bahkan hubungan ini sudah melahirkan seorang anak berusia 2 tahun.

Meskipun Smith menegaskan bahwa Sol hanyalah bentuk 'hiburan seperti video game', dia sendiri tidak yakin apakah sanggup melepaskan hubungan digital tersebut jika diminta.

"Saat itu aku merasa, apakah ada sesuatu yang tidak kulakukan dengan benar dalam hubungan kami sampai-sampai dia merasa perlu mencari pelarian ke AI?" ujar Cagle. "Saya tahu dia telah memakai AI. Saya tidak menyangka sedalam itu (hubungan Smith dengan Sol)."