Kumparan Logo

PSI Minta Telkom Segera Buka Blokir Netflix

kumparanTECHverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi menonton Netflix. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menonton Netflix. Foto: Shutter Stock

Ramai-ramai soal pemblokiran Netflix oleh Telkom, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ikut angkat bicara. PSI mendesak Telkom Group untuk mencabut pemblokiran terhadap layanan streaming video tersebut.

Menurut PSI, Netflix bisa membantu program pemerintah untuk mendorong industri kreatif, yang ditunjukkan dengan kerja sama platform streaming tersebut dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baru-baru ini.

“Sangat ironis kalau Kemendikbud bekerja sama dengan Netflix, tapi Telkom Group tetap memblokir layanan ini,” kata juru bicara PSI, Sigit Widodo, dalam pernyataan resmi yang diterima kumparan, Senin (13/1).

Sigit menambahkan, aksi sepihak Telkom Group memblokir Netflix merupakan pelanggaran prinsip netralitas jaringan internet. Dia menuding bahwa pemblokiran yang dilakukan Telkom didasari oleh kepentingan bisnis.

Ilustasi Netflix. Foto: Marouane Lr/Flickr

Selain itu, menurut Sigit, pelanggaran terhadap prinsip tersebut bisa merugikan konsumen.

“Prinsip net neutrality mewajibkan semua penyedia jasa internet untuk memberi perlakuan yang sama dan tidak mendiskriminasi pengguna, konten, situs web, platform, aplikasi, jenis perangkat, alamat sumber, alamat tujuan dan metode komunikasi di internet. Yang dilakukan Telkom Group jelas melanggar prinsip net neutrality,” kata Sigit.

Ia berpendapat hal ini akan membahayakan apabila semua penyedia jasa internet di Indonesia bisa seenaknya memblokir layanan atau situs web yang tak sesuai dengan kepentingan bisnis.

Netflix sendiri telah diblokir Telkom Group sejak 2016. Pemblokiran ini membuat layanan Netflix tak bisa diakses oleh semua layanan Telkom, termasuk Telkomsel dan IndiHome.

Ilustasi Netflix. Foto: Stock Catalog/Flickr

Selain mendesak Telkom Group untuk mencabut pemblokiran terhadap Netflix, PSI juga meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menjaga netralitas dalam kasus pemblokiran Netflix. Partai yang berdiri sejak 2014 itu meminta Kominfo untuk memastikan semua penyedia jasa internet di Indonesia hanya memblokir situs dan layanan yang diminta blokir oleh Kominfo.

Di sisi lain, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate sebelumnya menegaskan bahwa pihaknya tak bisa berbuat banyak dalam kasus ini. Pasalnya, pemblokiran Netflix oleh Telkom merupakan urusan business to business.

"Netflix legal tapi masih diblokir? Kalau bisnis kita serahkan B to B, apa relasinya mungkin ada hal yang sifatnya komersial yang harus diselesaikan B to B. Tapi kalau dari sisi pemerintah itu minta taati aturan," kata Johnny, pada akhir Desember lalu.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate melakukan rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Komplek Parlemen. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Telkom dan Netflix masih diskusi

Pihak Telkom mengaku saat ini masih dalam tahap pembicaraan dengan Netflix untuk menemukan solusi dari masalah ini. VP Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo, sebelumnya telah menyampaikan bahwa Telkom Group terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak demi menyajikan layanan konten yang berkualitas, termasuk dengan Netflix.

Telkom meminta seluruh mitra penyedia konten yang bekerja sama agar bersedia memenuhi aturan yang berlaku demi menjamin kenyamanan pelanggan.

"Keputusan Telkom Group ini bukan didasarkan pada kepentingan bisnis semata, namun guna melindungi kepentingan pelanggan dan seluruh lapisan masyarakat Indonesia pada umumnya," ujar Arif, dalam keterangan yang diterima kumparan, Jumat (10/1).

Ilustrasi menonton Netflix. Foto: Shutter Stock

Netflix juga mengaku sedang bernegosiasi dengan Telkom terkait pemblokiran yang dialaminya. Namun, mereka masih belum bisa mengungkap perkembangan dari negosiasi tersebut.

"Kami selalu mengobrol dengan Telkom. Namun, belum ada yang bisa diumumkan. Intinya, kami terus melakukan negosiasi dengan Telkom," jelas Head of Communication Netflix Asia Pasifik, Leigh Wong.