Kumparan Logo

Review Galaxy Buds 4 Pro: Bass-nya Gak Ada Obat, Pesaing Serius AirPods

kumparanTECHverified-green

ยทwaktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Samsung Galaxy Buds 4 Pro. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Samsung Galaxy Buds 4 Pro. Foto: kumparan

Samsung Galaxy Buds 4 Pro, dengan cepat bisa menjadi earbuds favorit. Tidak sulit untuk mengetahui alasannya. Earbud ini nyaman dipakai, suaranya jauh lebih bagus, bass-nya nendang, mikrofon bisa menangkap suara pengguna dengan sangat baik, dan kerja ANC (Active Noise Cancellation) yang luar biasa dalam mengisolasi suara bising. Posisinya benar-benar bisa menyaingi Apple AirPods Pro 3, namun dengan harga yang lebih murah.

Kita akan mendapatkan pengalaman terbaik menggunakan Galaxy Buds 4 Pro bila memakai perangkat Samsung. Pengalaman yang cukup baik tetap bisa didapatkan bila tidak memakai Samsung, karena Galaxy Buds 4 Pro tetap bisa terkoneksi melalui koneksi Bluetooth ke smartphone, tablet, dan laptop.

Selama mengulas Galaxy Buds 4 Pro, kumparanTECH menyandingkannya dengan smartphone Galaxy S25 Ultra, Galaxy S26 Ultra, iPhone 15 Pro Max, MacBook Air M3, dan laptop Windows. Bluetooth-nya dapat terhubung dengan baik ke perangkat-perangkat tersebut.

Desain

Mari kita bahas hal paling mencolok dari Galaxy Buds 4 Pro, yaitu bagian desainnya. Pada tahun lalu, Samsung telah mengadopsi desain Blade (Blade Design) yang harus diakui mirip dengan AirPods. Tahun ini, Samsung telah memperhalus desainnya. Galaxy Buds 4 Pro masih memiliki desain tangkai atau blade, tetapi itu lebih pipih, lebih pendek, dan tangkai tersebut dilapisi logam yang premium.

Tampilannya begitu industrial yang bisa disukai banyak orang. Tampilannya lebih bersih. Galaxy Buds 4 Pro tidak terlihat seperti tiruan AirPods.

Samsung Galaxy Buds 4 Pro. Foto: kumparan

Casing Galaxy Buds 4 Pro juga mengalami desain ulang, menggunakan bentuk squircle atau bentuk yang berada di antara persegi dan lingkaran. Bentuk ini lebih mudah untuk masuk ke dalam saku ketimbang casing persegi panjang pada Galaxy Buds 3 Pro.

Sekarang, earbud diletakkan mendatar di dalam casing, bukan dimasukkan ke dalam. Samsung masih menggunakan penutup plastik transparan, yang sebenarnya memudahkan kita mengetahui keberadaan earbud di dalam casing, tapi di sisi lain, material plastik transparan itu relatif cepat kotor. Siapa pun pemiliknya perlu sesekali membersihkan bagian dalam dan luar dari material plastik tersebut agar tidak cepat kusam.

Samsung Galaxy Buds 4 Pro. Foto: kumparan

Ada komponen magnet pada casing Galaxy Buds 4 Pro yang akan bekerja maksimal ketika kita menutup casing. Casing ini dapat diisi daya melalui port USB-C maupun secara nirkabel. Samsung juga menyertai satu tombol fungsi untuk memudahkan navigasi, dan untuk memudahkan earbud terkoneksi pertama kali pada sebuah perangkat.

IP57: Tahan Keringat, Tahan Genangan Air

Hal lain yang perlu diapresiasi dari earbud ini, adalah keberadaan sertifikat IP57. Ia tidak hanya tahan terhadap keringat manusia, tetapi juga mampu bertahan saat terendam air hingga kedalaman 91 centimeter.

Ini tentu memberikan ketenangan pikiran ketika kita terjebak dalam hujan deras, atau saat pengguna tidak sengaja menjatuhkannya ke dalam genangan air ketika Jakarta sedang banjir.

Kenyamanan di Telinga

Sangat nyaman! Dia bisa duduk sempurna di telinga, tanpa beban, sehingga tidak perlu khawatir earbud ini akan jatuh dari telinga. Bobotnya benar-benar ringan. Dipakai dalam jangka waktu lama seharusnya juga nyaman, karena Samsung mengklaim telah melakukan uji coba desain Galaxy Buds 4 Pro ke 10.000 simulasi data telinga manusia.

Bila mengalami rasa kurang nyaman dengan karet silikon pada earbud ini, pengguna dapat mengganti karet dengan ukuran yang berbeda, yang telah disertakan di dalam kotak pembelian.

Samsung Galaxy Buds 4 Pro. Foto: kumparan

Bagian ujung earbud ini menggunakan nosel berbentuk oval dengan ujung silikon yang nyaman. Sama sekali tidak mengganggu di kuping. Berdasarkan pengalaman memakainya selama 3 jam, telinga ini tidak terasa "kelelahan" seperti saat menggunakan in-ear earphone.

Kualitas Suara: Speaker dan Microphone

Samsung menggunakan sistem dual-driver yang ditingkatkan di sini: woofer "super lebar" 11mm dan tweeter planar 5,5mm. Setiap driver memiliki amplifier khusus, yang merupakan hal penting untuk mengurangi distorsi dan menjaga suara tetap jernih.

Hal pertama yang paling menarik perhatian adalah suara karakter bass. Sensasi bass di sini begitu dalam dan bertenaga. Bass-nya tidak lari ke mana-mana. Membulat di kuping penggunanya.

Ketika mendengar lagu "Terbuang dalam Waktu" dari Barasuara, suara bas terdengar jelas berwibawa tanpa bercampur dengan suara mid. Suara simbal dari drum terdengar indah. Begitupun dengan suara instrumen musik gesek yang menambah kesan luas pada lagu ini. Galaxy Buds 4 Pro dapat memisahkan instrumen dengan sangat jelas.

Pengalaman terbaik memakai Galaxy Buds 4 Pro akan terasa jika memakai ekosistem Samsung, seperti ketika mendengar Spotify dari Galaxy S25 Ultra atau 26 Ultra.

Samsung Galaxy S26 Ultra dan Galaxy Buds 4 Pro. Foto: kumparan

Fitur Active Noise Cancellation (ANC) pada Galaxy Buds 4 Pro sangat bagus. Memang tidak sepenuhnya mencapai tingkat "kesunyian total" seperti Bose QuietComfort Ultra, tetapi ini cukup mendekati. Fitur ini sangat efektif dalam meredam dengungan frekuensi rendah, seperti suara mesin pesawat atau dengung AC.

Keunggulan sebenarnya terletak pada kecerdasannya. Adaptive ANC jauh lebih responsif daripada sebelumnya. Sistem ini dapat mendeteksi saat pengguna berada di lingkungan yang bising dan meningkatkan peredaman suara, atau menurunkannya saat suasana menjadi tenang.

Ada juga fitur "Siren Detect" yang secara otomatis beralih ke mode ambient jika mendeteksi ada kendaraan darurat di dekatnya, seperti ambulans atau pemadam kebakaran.

Lalu, di sini juga ada fitur AI. Galaxy Buds 4 Pro terintegrasi dengan fitur Galaxy AI seperti "Live Interpreter". Pengguna dapat membuka sesi terjemahan real-time hanya dengan mencubit tangkai earbud. Ini akan berguna bila Anda adalah seorang yang sering bepergian keluar negeri untuk bekerja.

Ada satu area di mana Buds 4 Pro kurang unggul, dan itu ada pada daya tahan baterai. Samsung mengklaim baterai bisa tahan hingga 6 jam pemutaran dengan ANC aktif dan 7 jam dengan ANC nonaktif. Itu memang cukup untuk perjalanan pulang pergi atau sesi olahraga di gym, tetapi jelas kurang untuk perjalanan jarak jauh yang makan waktu panjang.

6 jam terasa agak kurang untuk produk "Pro" di tahun 2026. Bila harus dibandingkan, AirPods dari Apple dapat bertahan hingga 8 jam untuk satu kali pengisian daya penuh.

Casing Galaxy Buds 4 Pro, untungnya dapat memberi tambahan daya hingga 20 sampai 24 jam, jadi pengguna tidak perlu bergantung pada stop kontak. Pengguna tentu berharap Samsung dapat memprioritaskan peningkatan kapasitas baterai pada Galaxy Buds generasi berikutnya.

Samsung Galaxy Buds 4 Pro. Foto: kumparan

Sekarang, mari kita bahas kualitas mikrofonnya. Teleponan atau video call memakai Galaxy Buds 4 Pro benar-benar bikin komunikasi jadi lancar. Kita bisa mendengar suara lawan bicara dengan baik. Suara kita juga terdengar dengan baik di perangkat lawan bicara.

ANC pada Galaxy Buds 4 Pro berhasil mengisolasi suara bising sekitar. Misal, ketika pengguna sedang teleponan di sebuah kafe yang bising, earbud ini dapat mengisolasi suara bising sekitar, lalu hanya menangkap suara pengguna. Suara-suara yang kecil sekalipun, bisa diredam, untuk benar-benar memberikan pengalaman mengobrol yang fokus pada pembicaraan.

Konektivitas

kumparanTECH telah menguji koneksi Bluetooth Galaxy Buds 4 Pro untuk terhubung ke Galaxy S25 Ultra dan S26 Ultra, tentu saja sangat mulus. Kita juga mendapatkan pengalaman audio terbaik jika memainkan musik dari perangkat Samsung.

Koneksi Bluetooth terhubung dengan cepat juga pada MacBook Air M3, iPhone 15 Pro Max, dan laptop berbasis Windows.

Samsung Galaxy Buds 4 Pro. Foto: kumparan

Kesimpulan

Samsung Galaxy Buds 4 Pro adalah sepasang earbud yang hebat. Kualitas suaranya luar biasa, termasuk yang paling nyaman di pasaran, dan integrasi yang baik dengan ekosistem Samsung. Ia juga menjadi earbud yang baik untuk menemani kalian dalam bekerja, baik untuk teleponan maupun video call, karena mikrofon dan ANC dapat mengisolasi atmosfer bising dengan sangat baik.

Bila pengguna tidak memakai ponsel Samsung, sebagian daya tariknya akan berkurang. Anda akan kehilangan codec UHQ dan beberapa fitur AI. Pada titik itu, daya tahan baterai yang singkat menjadi lebih sulit untuk dibandingkan dengan AirPods.

Bagi para pecinta produk Samsung, TWS Buds 4 Pro seharga Rp 3.999.000, bisa disebut sebagai earbud terbaik untuk pengguna Galaxy S26 Series, Galaxy Z Fold 7, dan Galaxy Z Flip 7, untuk mendapatkan audio resolusi tinggi dan fitur Galaxy AI.