Kumparan Logo

Review Galaxy Watch Ultra2: Cocok Jadi Smartwatch Andalan Pelari?

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 10 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Samsung Galaxy Watch Ultra2. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Samsung Galaxy Watch Ultra2. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan

Samsung Galaxy Watch Ultra2 cocok untuk pelari jarak jauh, trail runner, dan atlet multisport yang membutuhkan GPS dual-frequency, layar terang, baterai tahan lama, serta analisis latihan dan pemulihan melalui Samsung Health. Jam tangan pintar ini mampu merekam rute secara konsisten, menyajikan metrik lari yang rinci, dan membantu pengguna menentukan kapan perlu meningkatkan intensitas atau mengambil waktu pemulihan. Sebagai model outdoor dalam lini smartwatch Samsung Galaxy Watch, perangkat ini menggabungkan Wear OS dan Galaxy AI untuk mendukung latihan.

Dalam pengujian beberapa sesi lari 5 kilometer, Galaxy Watch Ultra2 mampu mengunci sinyal GPS dengan cepat dan menghasilkan jejak rute yang rapi saat disinkronkan ke Strava. Layar 5.000 nits tetap mudah dibaca ketika berlari di bawah sinar matahari, sedangkan baterai 800 mAh mendukung sesi panjang tanpa membuat pengguna sering mencari pengisi daya. Fitur Trail Run, navigasi GPX, zona detak jantung, Running Coach, dan panduan hidrasi menambah nilai praktis bagi pelari yang berlatih secara rutin.

Namun, bobot 61,5 gram dan bodinya yang besar dapat terasa berat pada pergelangan kecil atau saat dipakai tidur. Harganya Rp 10.499.000 juga membuatnya kurang menarik bagi pelari kasual yang hanya membutuhkan pencatatan jarak dan pace dasar.

Apakah Galaxy Watch Ultra2 Cocok untuk Lari?

Galaxy Watch Ultra2 cocok untuk pelari dari berbagai level karena dilengkapi dengan fitur olahraga yang bisa menyajikan data lengkap, bodi berbahan Titanium Grade, kecerahan layar hingga 5.000 nits sehingga nyaman digunakan di luar ruangan, serta sertifikat P69K untuk ketahanan terhadap debu dan air. Dukungan One UI Watch 9.0 berbasis Ware OS 7.0 di Galaxy Watch Ultra juga dapat membantu kita dalam berlatih lebih cerdas, memantau perkembangan, dan mencapai target, baik untuk mempersiapkan maraton maupun yang baru memulai rutinitas lari.

Saat dipakai lari dan menggunakan mode Running, hal yang paling terasa saat menggunakan mode Running adalah proses penguncian GPS yang cepat. Ketika dicoba beberapa kali lari sejauh 5 kilometer, line tracking yang terbaca di Watch maupun Strava tergolong akurat, garisnya lurus dan rapi sehingga bisa dipastikan dia punya GPS yang solid.

Galaxy Watch Ultra2 juga dilengkapi GPS dual-frequency L1+L5. Sistem ini menggunakan dua frekuensi sinyal satelit untuk membantu menentukan posisi, jarak, dan rute. Dalam aktivitas lari, data GPS menjadi dasar untuk menghitung jarak tempuh, pace, serta jejak perjalanan. Oleh sebab itu, GPS yang akurat bisa sangat penting buat pelari profesional.

Data yang ditampilkan Samsung Galaxy Watch Ultra2 connect ke smartphone. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan

Galaxy AI membantu merangkum data lari yang dihasilkan Galaxy Watch Ultra2. Salah satunya Advance Running Metrics yang menyediakan berbagai data aktivitas lari seperti:

  • Asymmetry, untuk mengukur keseimbangan atau perbedaan durasi injakan antara kaki kiri dan kaki kanan saat berlari

  • Contact Time, untuk mengukur durasi atau lamanya waktu kaki menyentuh tanah di setiap langkah saat berlari

  • Flight Time, data yang menunjukkan seberapa lama kedua kaki kita tidak menyentuh permukaan tanah

  • Regularity, menunjukkan seberapa konsisten body movement kita

  • Vertical, untuk memperlihatkan gerakan naik turun

  • Stiffness, menghitung seberapa besar power yang kita gunakan perlangkah

Metrik tersebut bukan pengganti penilaian pelatih atau pemeriksaan profesional. Data ini lebih tepat digunakan untuk melihat pola dan perubahan dari waktu ke waktu, bukan untuk mendiagnosis cedera atau menentukan teknik lari yang benar.

Penilaian untuk sejumlah metrik ini di bagi menjadi tiga kategori: Improve, Good, dan Great. Kategori itu memudahkan kita dalam membaca ringkasan hasil, tetapi tetap perlu memahami arti tiap metrik dan konteks latihan sebelum mengubah pola larinya.

Bagi pelari pemula, istilah seperti Flight Time, Vertical, atau Stiffness mungkin terasa asing. Mereka perlu waktu untuk memahami apa yang diukur dan bagaimana menghubungkannya dengan tujuan latihan. Sementara bagi pelari berpengalaman dapat memanfaatkan data tersebut sebagai tambahan untuk mengevaluasi konsistensi gerakan, terutama jika membandingkannya dari satu sesi ke sesi lain.

Fitur lari di Samsung Galaxy Watch Ultra2. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan

Data latihan setelah berlari dapat menjadi bahan evaluasi melalui Samsung Health. Galaxy Watch Ultra2 menawarkan Running Coach untuk membantu kita menyusun latihan berdasarkan kemampuan dan progresnya. Fitur ini menyediakan program latihan yang dipersonalisasi, termasuk rencana berdurasi beberapa minggu.

Running Coach berguna bagi kita yang membutuhkan struktur latihan, bukan sekadar catatan aktivitas. Program latihan dapat membantu pelari mengatur intensitas dan membangun kebiasaan secara bertahap. Panduan real-time juga dapat memberi arahan saat latihan, agar kita tetap mengikuti sesi yang sedang dijalankan.

Selain metrik gerakan, Galaxy Watch Ultra2 menyediakan sejumlah fitur pendukung seperti:

  • Heart Zone Alert, untuk membantu kita melihat intensitas latihan berdasarkan rentang detak jantung. Informasi ini dapat dipakai untuk membedakan sesi ringan, sedang, atau intens, sesuai zona yang digunakan.

  • Sweat Loss, berguna untuk memberi perkiraan cairan yang hilang selama olahraga. Angka ini dapat menjadi pengingat untuk memperhatikan hidrasi, tetapi bukan pengukuran langsung seluruh cairan tubuh yang hilang.

Samsung Galaxy Watch Ultra2. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan

Galaxy Watch Ultra2 telah menggunakan baterai 800 mAh sehingga memang terasa lebih awet dibanding generasi sebelumnya, bisa bertahan 2 hingga 3 hari dalam pemakaian normal. Dia juga punya layar dengan tingkat kecerahan hingga 5.000 nits, bikin informasi di jam terlihat jelas saat dipakai di bawah sinar Matahari.

Apakah Galaxy Watch Ultra2 Cocok untuk Trail Running?

Galaxy Watch Ultra2 menyediakan mode Trail Run untuk aktivitas lintas alam. Fitur ini menampilkan informasi seperti elevasi dan progres pendakian, sehingga pengguna bisa memahami perubahan medan yang sedang dilalui.

Pertama, Galaxy Watch Ultra2 mendukung file GPX, yaitu berkas yang menyimpan informasi rute. Pengguna dapat memuat rute yang sudah direncanakan, lalu mengikuti panduan melalui GPS. Dengan begitu, pelari dapat memeriksa jalur yang dituju tanpa harus terus-menerus melihat ponsel.

Rute GPX yang sudah dimuat dapat tetap digunakan sebagai panduan lokal saat koneksi tidak tersedia. Artinya, saat kita melakukan trail run yang punya risiko hilang sinyal, Galaxy Watch Ultra2 dapat menyimpan trail GPX atau peta yang bisa diakses secara offline. Ini bertujuan agar jika saat pelari tersesat atau hilang arah, kita dapat mengakses navigasi dan diarahkan ke jalan yang sebelumnya dilalui.

Namun, pengguna sebaiknya tidak menganggap fitur ini menjamin keselamatan atau selalu dapat membawa mereka keluar dari situasi tersesat. Pelari tetap perlu mempelajari rute, menyiapkan peta dan perlengkapan yang sesuai, serta memberi tahu orang lain tentang rencana perjalanannya.

Fitur Climb Guidance juga dimanfaatkan saat melakukan trail running. Fitur ini dapat membantu kita membaca bagian jalur yang menanjak melalui informasi kemiringan atau gradient dan kenaikan elevasi. Data tersebut memberi gambaran tentang profil tanjakan, sehingga pelari dapat mengatur tenaga dan memperkirakan bagian rute yang membutuhkan usaha lebih besar.

Sementara itu, Nutrition Alert atau pengingat asupan air membantu pengguna memperhatikan kebutuhan hidrasi selama aktivitas. Fitur ini menggunakan estimasi kehilangan cairan untuk memberikan pengingat.

Samsung Health di Galaxy Watch Ultra2 dan smartphone Samsung. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan

Bisakah Galaxy Watch Ultra2 Dipakai untuk Olahraga Selain Lari?

Galaxy Watch Ultra2 tidak hanya ditujukan untuk pelari. Fitur multisport memungkinkan pengguna merekam rangkaian olahraga dalam satu sesi, seperti lari, bersepeda, dan berenang. Ini relevan bagi atlet triatlon atau pengguna yang menggabungkan beberapa jenis latihan dalam satu aktivitas.

Mode multisport memungkinkan pengguna merekam bagian-bagian latihan secara berurutan tanpa harus membuat catatan terpisah untuk setiap cabang olahraga. Deteksi otomatis juga dapat membantu mengenali aktivitas tertentu ketika fitur tersebut diaktifkan, meski pengguna tetap perlu memeriksa apakah rekaman sudah sesuai.

Samsung menyematkan bodi titanium, rating IP69K, ketahanan air 10 ATM, dan sertifikasi instrumen selam EN13319 untuk Galaxy Watch Ultra2. Smartwatch ini bisa digunakan untuk aktivitas menyelam hingga kedalaman 40 meter melalui aplikasi Depth, yang menampilkan informasi seperti kedalaman, suhu air, dan durasi penyelaman.

Sertifikasi tersebut memperluas penggunaan Galaxy Watch Ultra2 untuk aktivitas air, tetapi bukan berarti jam ini cocok untuk semua kondisi bawah air. Kita perlu mengikuti petunjuk keselamatan dan batas penggunaan dari Samsung.

Quick Button dapat diprogram untuk membuka fungsi tertentu dengan cepat. Dalam konteks multisport, tombol ini membantu pengguna mengakses kontrol latihan tanpa harus menelusuri banyak menu.

Fitur Kesehatan Apa Saja yang Mendukung Latihan di Galaxy Watch Ultra2?

Galaxy Watch Ultra2 juga bisa digunakan untuk memahami bagaimana tubuh merespons latihan dan kapan perlu memberi waktu untuk pemulihan. Fitur Samsung Health di perangkat membantu data aktivitas dan kesehatan dirangkum menjadi insight, sehingga kita bisa menyesuaikan rutinitas olahraga dengan kondisi tubuh harian.

  • Daily Cardio Load

Digunakan untuk memantau beban latihan kardiovaskular berdasarkan aktivitas dan detak jantung, lalu memberikan gambaran apakah beban latihan harian masih sesuai atau sudah melampaui target. Informasi ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pelari untuk mengatur intensitas latihan berikutnya dan menyeimbangkannya dengan waktu istirahat. Metrik ini paling berguna dipantau sebelum atau setelah latihan, bukan sebagai panduan yang harus terus dilihat saat berlari.

  • Fitness Index

Digunakan untuk melihat perkembangan kebugaran dalam jangka lebih panjang lewat. Fitur ini menyajikan skor berdasarkan sejumlah indikator, termasuk VO₂ Max, komposisi tubuh, detak jantung, jumlah langkah, dan aktivitas. Fitness Index juga membantu kita melihat perubahan kebugaran dari waktu ke waktu dan memperoleh target yang disesuaikan dengan kondisi mereka. Jadi evaluasi latihan nggak hanya bergantung pada hasil satu sesi lari, tapi juga pada perkembangan yang terkumpul secara konsisten.

  • Vitals

Memantau sejumlah sinyal tubuh ketika pengguna tidur, seperti detak jantung, variabilitas detak jantung (HRV), laju pernapasan, suhu kulit, dan kadar oksigen dalam darah. Data selama istirahat digunakan untuk membangun acuan atau baseline pribadi. Jika sistem mendeteksi perubahan signifikan dari pola tersebut, pengguna dapat menerima notifikasi sebagai informasi tambahan untuk memahami kondisi tubuh sebelum memulai aktivitas.

  • Heart Health Score

Ringkasan kesehatan jantung dalam satu skor. Samsung menyebut perhitungannya mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk durasi tidur, aktivitas fisik, indeks massa tubuh (BMI), dan beban vaskular. Skor ini disertai rekomendasi gaya hidup yang dipersonalisasi sehingga kita dapat melihat kebiasaan yang mungkin perlu diperhatikan. Namun sekali lagi, skor tersebut merupakan informasi kebugaran dan kesehatan, bukan alat untuk mendiagnosis kondisi medis.

  • Sleep Coach

Membantu kita dalam mengatur waktu istirahat. Hubungan antara tidur dan olahraga ini bersifat dua arah: kualitas tidur menentukan performa latihan, sementara intensitas latihan memengaruhi seberapa nyenyak tidur. Jika skor tidur buruk, Sleep Coach dan sistem AI akan menyarankan kita untuk mengambil hari pemulihan (rest day) atau melakukan olahraga intensitas rendah (seperti yoga atau jalan santai) guna mencegah cedera dan overtraining. Sebaliknya, kalau skor tidur optimal, AI akan memberikan "lampu hijau" bahwa tubuh berada dalam kondisi prima untuk melakukan latihan berat atau olahraga kardio intensitas tinggi.

Dengan begitu, kelima fitur ini saling melengkapi. Vitals memberi konteks tentang kondisi tubuh saat beristirahat, Daily Cardio Load membantu mengevaluasi beban latihan, Fitness Index memperlihatkan perkembangan kebugaran, Heart Health Score merangkum sejumlah faktor yang berkaitan dengan kesehatan jantung, dan Sleep Coach membantu mengatur porsi latihan dan kualitas tidur agar lebih seimbang.

Pelari atau bahkan atlet dapat memanfaatkan data tersebut sebagai bahan pertimbangan untuk mengatur latihan dan pemulihan, bukan pengganti penilaian kondisi tubuh sendiri atau saran tenaga medis.

Samsung Galaxy Watch Ultra2

Apa Saja Spesifikasi Lengkap Galaxy Watch Ultra2?

Untuk memudahkan, berikut ini adalah tabel spesifikasi lengkap dari Galaxy Watch Ultra2:

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 11 data

Spesifikasi
Detail Samsung Galaxy Watch Ultra 2
Dimensi
47.4 x 47.1 x 10.7 mm
Berat
61.5 gram
Material Bodi
Titanium Grade 4 + Sapphire Crystal
Layar
1.52 inci Super AMOLED (Always-On Display), tingkat kecerahan hingga 5.000 nits
Memori & Penyimpanan
2 GB + 64 GB
Chipset
Qualcomm Snapdragon Wear Elite
Baterai
800 mAh (tahan hingga 60 jam)
Ketahanan Air & Debu
10 ATM, IP69K, Sertifikasi EN13319
Konektivitas
Bluetooth v6.0, Wi-Fi (2.4G & 5G), NFC, GPS Dual-Band (L1 + L2)
Warna
Perak Titanium, Abu-abu Titanium

1 - 10 dari 11 baris

Jadi, Apakah Galaxy Watch Ultra2 Layak Dibeli untuk Pelari?

Galaxy Watch Ultra2 paling relevan bagi pelari profesional atau bahkan atlet yang ingin memantau latihan lebih dalam, termasuk mereka yang berlatih untuk jarak jauh atau rutin menjajal trail running. GPS dual-frequency, metrik lari, running coach, dukungan GPX, serta fitur kesehatan memberi banyak bahan untuk mengevaluasi latihan.

Di sisi lain, kelimpahan data bisa terasa berlebihan bagi pemula yang baru ingin mencatat jarak dan pace. Metrik seperti Asymmetry, Flight Time, Vertical, dan Stiffness membutuhkan waktu untuk dipahami.

Galaxy Watch Ultra2 juga menawarkan fungsi yang melampaui lari melalui multisport, bersepeda, berenang, hingga dukungan instrumen selam bersertifikasi.

Ketahanan bodi, layar terang, dan baterai besar melengkapi paket tersebut. Pada akhirnya, jam ini akan paling terasa manfaatnya bagi pengguna yang benar-benar memanfaatkan data latihan dan fitur outdoor, bukan sekadar mencari smartwatch untuk melihat notifikasi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Frequently Asked Question Section

Samsung Galaxy Watch Ultra2 cocok untuk siapa?

chevron-down

Galaxy Watch Ultra2 cocok untuk pengguna yang aktif berolahraga dan ingin memantau latihan sekaligus kondisi tubuh karena menyajikan data detail. Hadirnya fitur multisport di Galaxy Watch Ultra2 juga bisa menunjang pengguna yang menggabungkan beragam aktivitas olahraga, seperti lari dan bersepeda, berenang, atau lainnya.

Samsung Galaxy Watch Ultra2 cocok untuk pelari seperti apa?

chevron-down

Galaxy Watch Ultra2 paling relevan buat pelari yang ingin memantau lebih dari pace dan jarak. Smartwatch ini bisa jadi pilihan para pelari dari berbagai level: Pelari rutin, pelari jarak pendek, marathon dan ultra-marathon, hingga penggemar trail running.

Samsung Galaxy Watch Ultra2 apakah cocok dipakai lari di alam?

chevron-down

Ya, kehadiran fitur Trail Run di Galaxy Watch Ultra2 membuat smartwatch ini cocok digunakan untuk Trail Running. Fitur Climb Guidance, GPS dual-frequency dan dukungan GPX, akan sangat berguna saat digunakan lari di alam dengan elevasi ekstrem.

Kenapa Galaxy Watch Ultra2 lebih cocok dipakai untuk kegiatan olahraga outdoor?

chevron-down

Samsung Galaxy Watch Ultra2 menggunakan body Titanium Grade 4, rating IP69K, ketahanan air 10 ATM, dan sertifikasi instrumen selam EN13319 sehingga ketahanan smartwatch ini terjamin. Layar dengan tingkat kecerahan hingga 5.000 nits membuat informasi navigasi dan data latihan tetap terlihat sangat jelas di bawah terik matahari.