Riset Facebook: Selebgram Bikin Pengguna Instagram Merasa Insecure

2 Oktober 2021 10:34 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi stress. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi stress. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Akun selebritas di Instagram (selebgram) ternyata membuat pengguna merasa insecure pada diri sendiri, menurut riset internal Facebook. Temuan ini pun menggarisbawahi dampak negatif perbandingan sosial dari kemunculan selebritas online di media sosial.
ADVERTISEMENT
Riset tersebut, yang berjudul ‘Social comparison on Instagram’, dibocorkan oleh The Wall Street Journal pada Rabu (29/9). Studi internal Facebook itu menyurvei 100.000 orang pada Maret dan April 2020 di sembilan negara, termasuk Amerika Serikat, Australia, dan Brasil.
Peneliti Facebook menemukan bahwa hampir setengah dari konten yang dilihat pengguna di Instagram berasal dari selebritas. Mereka juga menemukan bahwa melihat lebih banyak konten selebgram di feed Instagram terkait dengan perbandingan sosial negatif dengan diri sendiri.
Menurut laporan Reuters, juru bicara Facebook Kevin McAlister menyebut bahwa responden survei tidak diminta untuk menyebutkan akun tertentu. Kendati demikian, peneliti menemukan akun selebgram adalah akun yang terkait erat dengan perbandingan sosial.
Peneliti Facebook tidak mempelajari apakah paparan akun selebgram ke pengguna menyebabkan perasaan negatif insecure tentang diri mereka.
Ilustrasi Instagram. Foto: REUTERS/Dado Ruvic
Menurut penelitian Facebook, penyanyi Ariana Grande dan model Kendall Jenner termasuk di antara selebritas yang pengikutnya merasakan perbandingan sosial yang lebih negatif. Di sisi lain, akun Instagram milik "The Ellen Show" yang dipandu oleh komedian Ellen DeGeneres, aktor Amerika Will Smith, dan pemain sepak bola Brasil Neymar memiliki pengikut yang merasa "perbandingan kurang negatif.”
ADVERTISEMENT
“Perbandingan sosial" merupakan penilaian seseorang terhadap dirinya sendiri dalam kaitannya dengan daya tarik, kekayaan, dan kesuksesan orang lain.
Temuan ini penting mengingat Instagram merupakan salah satu media sosial yang memunculkan budaya selebritas online. Platform berbagi foto itu membantu merintis munculnya influencer.
Tak hanya itu, Reuters melaporkan bahwa tim kemitraan Instagram juga bekerja sama dengan selebritas, musisi, dan tokoh masyarakat lainnya untuk muncul di aplikasi, menurut profil LinkedIn beberapa karyawan.
Peneliti Facebook mencatat bahwa perusahaan dapat bermitra dengan selebgram untuk bikin kampanye mengurangi perbandingan sosial negatif.
Facebook sendiri dalam beberapa pekan terakhir mendapat sorotan usai The Wall Street Journal membocorkan sejumlah riset internal perusahaan terkait dampak Instagram bagi kesehatan mental pengguna. Pada September 2021 lalu, media itu melaporkan riset internal Facebook yang menemukan bahwa Instagram berbahaya bagi kesehatan jiwa pengguna remaja perempuan.
ADVERTISEMENT
Facebook dan Instagram tidak membantah laporan itu, namun menuding The Wall Street Journal berfokus "pada serangkaian temuan terbatas dan melemparkannya ke dalam sorotan negatif". Pada akhirnya, Facebook dipanggil oleh Senat AS pada Kamis (30/9) untuk menjalani dengar jajak pendapat (hearing).