Tekno & Sains
·
15 Oktober 2020 13:45

Samsung dan Xiaomi Kompak Nyinyir iPhone 12

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Samsung dan Xiaomi Kompak Nyinyir iPhone 12 (116249)
CEO Apple Tim Cook berpose dengan iPhone 12 Pro. Foto: Apple Inc./Handout via REUTERS
Apple resmi mengenalkan iPhone 12 pada Rabu (14/10) dini hari WIB, dan banyak masyarakat dunia membicarakannya. Tak terkecuali dua produsen smartphone dunia, Samsung dan Xiaomi, yang kompak 'menyinggung' iPhone 12 secara halus di media sosial Twitter mereka masing-masing.
ADVERTISEMENT
Samsung fokus menyindir soal teknologi 5G yang baru dihadirkan Apple untuk iPhone 12. Jika dibandingkan dengan handphone (HP) Android, khususnya smartphone Samsung, Apple terbilang telat dalam menghadirkan teknologi internet mobile masa depan itu.
Samsung memang memiliki jajaran produk, baik smartphone maupun tablet, yang telah mendukung jaringan 5G terlebih dahulu. Bahkan, Samsung sudah mulai lebih dulu mengembangkan teknologi 5G di produk-produknya sejak tahun lalu.
Beda dengan Samsung, Xiaomi nyinyir soal ketiadaan kepala charger dalam kotak penjualan iPhone 12 yang juga menjadi polemik diantara para Apple Fanboy. Dalam tweet-nya, Xiaomi mengatakan jangan khawatir karena mereka tetap akan memberikan charger untuk smartphone terbaru, Mi 10 Pro.
Apple sendiri telah membuat keputusan bahwa mereka tidak akan lagi menyertakan charger dan earphone dalam setiap penjualan iPhone. Tidak hanya iPhone 12 Series saja, keputusan itu juga berlaku untuk iPhone XR, iPhone 11, dan iPhone SE 2020.
ADVERTISEMENT
Peniadaan charger dan earphone ini memiliki alasan yang cukup klise untuk mengurangi emisi dunia dan menyelamatkan lingkungan. VP Environment, Policy and Social Initiatives Apple, Lisa Jackson, mengatakan ketiadaan charger dan earphone bawaan ini untuk mengurangi dampak lingkungan yang disebabkan dari limbah produk mereka.
Saling sindir antar-brand smartphone memang sudah menjadi hal biasa. Namun, menariknya dari kejadian ini adalah produsen smartphone Android yang biasanya juga saling sindir, kini kompak menyerang Apple dan mencari kelemahan iPhone 12 yang kini sedang jadi pusat perhatian.