Kumparan Logo

Samsung Rilis Ponsel Galaxy J Baru tanpa Koneksi Internet dan Wi-Fi

kumparanTECHverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Samsung Galaxy J2 Pro (2018) (Foto: Samsung)
zoom-in-whitePerbesar
Samsung Galaxy J2 Pro (2018) (Foto: Samsung)

Setelah rilis di Indonesia pada Januari 2018 lalu, Samsung akhirnya resmi menjual smartphone Galaxy J2 Pro di negara asalnya, Korea Selatan. Yang menarik dari Galaxy J2 versi Korea adalah tidak adanya koneksi internet.

Galaxy J2 Pro edisi Korea tidak didukung dengan konektivitas jaringan 3G, 4G LTE, hingga Wi-Fi. Samsung mengaku hal ini disengaja karena ponsel Android itu memang dibuat khusus untuk siswa sekolah dan kakek-nenek, atau mereka yang tidak ingin diganggu oleh internet.

Lalu apa yang bisa dilakukan dari Galaxy J2 Pro versi Korea?

Ponsel ini punya fitur telekomunikasi dasar berupa panggilan telepon, mengirim pesan teks, dan mengambil foto. Ada juga aplikasi kamus bahasa Inggris DioDic4, kalender, kalkulator, dan radio FM.

Untuk spesifikasinya, Galaxy J2 Pro diperkuat dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 425 Quad-core 1.4 GHz, RAM 1,5 GB, dan memori internal 16 GB yang bisa diperluas hingga 256 GB via MicroSD.

Kantor Samsung di Seoul, Korea Selatan. (Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji)
zoom-in-whitePerbesar
Kantor Samsung di Seoul, Korea Selatan. (Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji)

Ponsel juga ditanam dengan kamera belakang 8 megapixel dan kamera selfie 5 megapixel. Samsung Galaxy J2 Pro punya baterai berkapasitas daya 2.600 mAh.

Samsung Galaxy J2 Pro versi Korea tersedia dengan harga 199.100 won Korea atau sekitar Rp 2,6 juta. Sementara Galaxy J2 Pro versi Indonesia, yang bisa 4G LTE dan Wi-Fi, sudah tersedia di ritel dan e-commerce dengan harga Rp 1,9 juta.