Samsung Umumkan Sensor Kamera 200 MP buat HP Premium, Galaxy S23 Ultra Termasuk?
·waktu baca 4 menit

Samsung resmi memperkenalkan sensor kamera 200 Megapixel (MP) terbarunya, Isocell HP2. Sensor tersebut mengusung teknologi pixel dan kapasitas terbarukan untuk tangkapan gambar pada handphone (HP) premium generasi terbaru.
Pengumuman ini datang bertepatan dengan menjelangnya peluncurkan Galaxy S23 Series, smartphone flagship terbarunya Samsung. HP high-end tersebut bakal dirilis pada 1 Februari 2023 waktu AS, atau 2 Februari 2023 pukul 01.00 WIB.
Isocell HP2 membungkus 200 juta pixel berukuran 0,6μm dalam format optik 1/1,3” –ukuran sensor yang banyak digunakan di kamera utama 108 MP pada smartphone saat ini. Dengan ini, pengguna bisa menikmati resolusi yang lebih tinggi lagi di smartphone high-end terbaru tanpa tonjolan kamera di perangkat yang lebih besar.
Samsung Isocell HP2 memanfaatkan teknologi sensor gambar beresolusi tinggi serta expertise terbarukan untuk menciptakan detail gambar yang epic.
– JoonSeo Yim, Executive Vice President of Sensor Business Team, Samsung Electronics –
Isocell HP2 punya teknologi pixel binning terbaru, Tetra2pixel, yang membuat kamera lebih baik dalam menyimulasikan ukuran pixel berbeda untuk menangkap gambar di berbagai tingkat pencahayaan. Pada kondisi low-light, misalnya, sensor akan beradaptasi menjadi sensor gambar 1,2μm 50 MP atau 2,4μm 12,5 MP dengan mengikat 4 hingga 16 pixel terdekatnya.
Sensor ini dapat merekam video beresolusi 8K di kecepatan 30 fps (frame per detik). Untuk perekaman 8K, Isocell HP2 akan menggunakan mode 1,2μm 50 MP untuk menangkap lebih banyak hal dalam satu frame dan meminimalkan pemotongan rasio gambar.
Jika kondisi pengambilan gambar terlalu terang (overexposed), sensor punya teknologi Dual Vertical Transfer Gate (D-VTG). Fitur ini mengurangi overexposure dengan teknologi presisi tinggi di sensor hingga di tingkat aliran elektron.
D-VTG meningkatkan kapasitas maksimal pixel hingga 33 persen. Hasilnya adalah peningkatan reproduksi warna, termasuk di kondisi terang benderang.
Sedangkan pada kondisi low-light, sensor Isocell HP2 memberikan auto-focus yang semakin powerful berkat Super QPD yang menggunakan seluruh 200 juta pixel untuk pemfokusan. Pixel-pixel akan digabungkan pada area tertentu untuk mengenali perubahan focus, dan memberikan auto-focus yang lebih cepat dan akurat.
Samsung menghadirkan kemampuan HDR yang mumpuni dengan memperkenalkan fitur Dual Slope Gain (DSG) untuk pertama kalinya di mode 50 MP, dengan teknologi ini mampu memberi dua nilai konversi tingkat kecerahan yang berbeda (tinggi dan rendah) lewat sinyal analog yang diterima piksel untuk menampilkan lebih banyak detail dan meminimalkan blur.
Ada juga teknologi Smart-ISO Pro sebagai solusi yang menggabungkan berbagai tingkat ISO dari satu exposure –memungkinkan kamera untuk memotret dengan sensor gambar 12,5 MP dan melakukan perekaman 4K pada 60 fps dengan kualitas HDR.
Isocell HP2 dari Samsung ini sudah masuk ke dalam tahap produksi massal. Samsung tidak menyebutkan smartphone flagship mana saja yang memakai sensor ini, tapi ada kemungkinan Galaxy S23 Ultra akan menggunakannya.
Sejumlah bocoran yang terbesar di internet menyebutkan Samsung Galaxy S23 Ultra akan memakai sensor kamera 200 MP. Rumor itu diperkuat dengan temuan dugaan sertifikasi TENAA oleh MyFixGuide, yang menyebut Galaxy S23 Ultra mendukung lensa utama 200 MP serta ditemani oleh kamera belakang 12 MP dan 10 MP.
Jika sertifikasi itu akurat, Galaxy S23 Ultra akan memiliki kamera selfie 12 MP. Angka yang turun cukup signifikan mengingat Galaxy S22 Ultra memakai kamera depan 40 MP.
TM Roh, Presiden dan Kepala Bisnis MX (Mobile eXperience) Samsung Electronics, juga telah membeberkan sedikit informasi soal Samsung Galaxy S23 Series. Dia memang tidak memberikan banyak detail tapi secara khusus menyebutkan peningkatan pada sistem kamera di lini smartphone flagship terbarunya itu.
"Tidak ada contoh dari teknologi Samsung yang lebih baik dalam mewujudkan visi ini selain seri Galaxy S. Tahun ini, seri Galaxy S telah memperluas warisan inovasi kami dengan memperkuat fundamental kami hingga dua kali lipat," tulis Roh dalam postingan di situs resmi Samsung.
"Itulah mengapa sistem kamera pro-grade kami semakin pintar, menawarkan foto dan video terbaik dalam segala pencahayaan di antara smartphone Galaxy kami."
