Sandiaga Harap Steam, PayPal dkk Patuh, Segera Daftar PSE Kominfo
·waktu baca 2 menit

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memberlakukan pemblokiran terhadap beberapa Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang tidak kunjung mendaftar. Hal ini menuai protes dari kalangan masyarakat, termasuk para gamer, yang mana game merupakan domain Kemenparekraf.
Menanggapi hal ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendukung keputusan Kominfo dan mengatakan bahwa PSE memang seharusnya mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia.
Melalui peraturan tertulis yang diperoleh kumparanTECH (1/8), Sandiaga mengatakan bahwa ia telah berkoordinasi dengan Kemenkominfo dan berpendapat bahwa pendaftaran PSE adalah sekadar pendaftaran yang sederhana, bukan pemberian izin yang rumit.
"Ini yang menjadi pembicaraan beberapa hari terakhir saya sudah berkoordinasi dengan Kemenkominfo dan yang sebetulnya diharapkan dengan regulasi, bukan regulasi ya tapi proses registrasi ini adalah ini adalah pendaftaran dan pemberian informasi bukan pemberian izin," ungkap Sandiaga Uno.
"Jadi ini sebetulnya sangat ketentuan yang sangat simpel yang saya mendorong semua pelaku mendaftarkan sesuai dengan ketentuan dari pemerintah."
Ia mengatakan bahwa sudah meminta beberapa layanan untuk dibuka sementara dan PSE terkait diberikan waktu untuk melakukan registrasi. Ia mengharapkan PSE agar mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia.
“Dan setelah itu jika mereka tidak ingin mengikuti peraturan yang ada di Indonesia itu kita tentunya harus menyampaikan pesan yang tegas bahwa negeri ini negeri hukum negara ini didirikan berdasarkan hukum yang adil kepada seluruh pelaku dan yang harus dipatuhi,” lanjut Sandiaga.
Dunia game dan esport sendiri bukanlah bidang yang bisa dianggap remeh lagi, ujar Sandiaga. Terlebih lagi atlet esport Indonesia sudah berulang kali membawa pulang medali dari kompetisi yang beragam.
“Jadi saya sangat tidak setuju bahwa esports itu bukan cabang olahraga yang real, sudah dipertandingkan di SEA Games, sudah menghasilkan medali emas untuk Indonesia, kemarin ekspedisi di Pon dan 2024 akan dipertandingkan juga di Pon dan pada suatu saat Indonesia dengan talenta terbaik yang ada di depan kita ini akan memenangkan medali emas Olimpiade.”
Sandiaga juga menyinggung bahwa subsektor ekonom digital Indonesia belum terlalu mumpuni, seperti cyber security, payment dan fintech. Harapnya subsektor ini dapat dikembangkan lebih bagus lagi ke depannya.
“Saya lupa satu tadi ada langkah apa untuk mendukung demokrasi kita karena ada BLU yang dipelopori oleh bung Saefulah untuk mendukung para pelaku gamer lokal mengembangkan produknya dan menciptakan ekosistem yang lebih memberikan kontribusi terhadap ekonomi Indonesia,” pungkasnya.
