Sempat Down, Layanan GoFood Kini Kembali Normal

Setelah mengalami gangguan sekitar 1 jam, kini layanan GoFood kembali bisa digunakan. Pengguna layanan pesan-antar makanan milik Gojek itu sudah dapat menyelesaikan pesanan mereka yang tertunda.
Sebelumnya, layanan GoFood sempat mengalami down. Sistem mereka tidak bisa menyelesaikan pesanan yang dibuat oleh pengguna. Tidak hanya itu, rupanya kendala juga dirasakan oleh Mitra Usaha GoFood.
Di telusuri kendala yang dirasakan oleh pengguna GoFood terjadi, ketika ingin melakukan proses pengecekan pesan, baik alamat hingga pembayaran. Pada halaman tersebut muncul tulisan "Unable to Process. We are unable to process your request at this time. Please try again later."
Hal tersebut terjadi di semua pilihan merchant. Tampilan halaman layanan GoFood juga berjalan lambat sehingga membutuhkan proses loading yang cukup lama. Hal ini disayangkan terjadi pada saat jam makan siang, di mana banyak pengguna melakukan pemesanan di GoFood. Sementara, layanan Gojek lainnya dilaporkan berjalan normal.
VP Corporate Affairs, Food Ecosystem Gojek, Rosel Lavina, mengatakan kini layanan GoFood sudah kembali normal dan bisa digunakan kembali melalui aplikasi Gojek.
"Mohon maaf atas ketidaknyamannya. Sistem GoFood sempat mengalami kendala teknis, namun sekarang sudah kembali normal. Pelanggan dan Mitra Usaha GoFood sudah bisa menggunakan layanan GoFood kembali," jelasnya dalam keterangan yang diterima kumparan, Senin (15/3).
Dalam empat tahun terakhir, pendapatan GoFood pun dilaporkan meningkat 20 kali lipat sehingga walaupun dihadapkan dengan situasi pandemi, GoFood berhasil mencetak kontribusi margin positif di tahun 2020.
Tak hanya diandalkan oleh pelanggan, GoFood turut konsisten menjadi partner pertumbuhan bagi mitra usaha, terutama UMKM dimana segmen bisnis ini menunjukkan pertumbuhan pesat sebesar hampir 40 persen, di masa pandemi.
Dalam laporannya GoFood juga membantu usaha kuliner untuk go digital. Di akhir tahun 2020, tercatat 750.000 mitra usaha kuliner Indonesia bergabung bersama GoFood terutama di kategori UMKM, meningkat 50 persen di tahun sebelumnya.
