news-card-video
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Susunan Direksi dan Komisaris XLSmart usai XL dan Smartfren Resmi Merger

25 Maret 2025 15:45 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Dewan direksi dan para komisaris XLSmart. Foto: Muhammad Fikrie/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dewan direksi dan para komisaris XLSmart. Foto: Muhammad Fikrie/kumparan
ADVERTISEMENT
Perusahaan telekomunikasi baru XLSmart Telecom Sejahtera Tbk., atau XLSmart, resmi dibentuk, setelah para pemegang saham XL Axiata dan Smartfren menyepakati merger kedua operator dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Selasa (25/3). Pertemuan tersebut juga menyetujui daftar para pemimpin XLSmart.
ADVERTISEMENT
Peresmian XLSmart terjadi setelah masing-masing operator menggelar RUPS pada hari yang sama. XL Axiata menggelar RUPS di Hotel JW Marriot, Jakarta, sementara Smartfren menggelar RUPS di kantor pusatnya di Jalan Sabang, Jakarta.
Berikut jajaran direksi dan komisaris XLSmart yang sudah disepakati dalam RUPS:

Dewan Direksi XLSmart

President Director & Chief Executive Officer XLSmart, Rajeev Sethi. Foto: Muhammad Fikrie/kumparan

Dewan Komisaris XLSmart

Presiden Komisaris XLSmart, Arsjad Rasjid. Foto: Muhammad Fikrie/kumparan
Chairman Sinar Mas, Franky O. Widjaja, memperkenalkan Arsjad sebagai Komisaris Utama XLSmart kepada awak media dalam acara jumpa pers bersama antara XL Axiata dan Smartfren. Sementara itu, Rajeev dipercaya sebagai Presiden Direktur dan CEO XLSmart.
ADVERTISEMENT
"Saya perkenalkan para dewan komisaris dari XLSmart. Yang pertama ada Pak Arsjad Rasjid. Beliau teman saya di KADIN," kata Franky.
Kesepakatan merger XL Axiata dan Smartfren memiliki nilai gabungan pra-sinergi sebesar Rp 104 triliun (atau 6,5 miliar dolar AS). XL Axiata menjadi entitas yang bertahan, sedangkan Smartfren dan SmartTel menggabungkan diri menjadi bagian dari XLSmart.
Axiata Group Berhad (Axiata) dari Malaysia dan kelompok konglomerat Sinar Mas dari Indonesia akan menjadi pemegang saham pengendali bersama. Masing-masing memegang 34,8 persen saham XLSmart dengan pengaruh yang sama untuk arah dan keputusan strategis perusahaan.
XLSmart diminta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mengembalikan sumber daya frekuensi selebar 7,5 MHz di spektrum 900 MHz kepada negara. Frekuensi yang dikembalikan itu adalah milik XL Axiata.
ADVERTISEMENT
Frekuensi yang dikembalikan ke negara, selanjutnya akan dilelang kembali oleh Komdigi dan diperebutkan oleh perusahaan seluler lainnya. Perusahaan yang mendapatkan frekuensi tersebut harus membayar Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekuensi yang kemudian menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi Komdigi.
Ketika nanti XLSmart telah mengembalikan frekuensi selebar 7,5 MHz pada spektrum 900 MHz kepada negara, maka XLSmart memiliki total sumber daya frekuensi seluas 99,5 pada spektrum 850 MHz, 900 MHz, 1.800 MHz, 2.100 MHz, dan 2.300 MHz.
Sementara kompetitornya, yaitu Telkomsel memiliki total sumber daya frekuensi seluas 165 MHz, dan Indosat Ooredoo Hutchison seluas 135 MHz.