kumparan
13 Mei 2019 11:10

Telkomsel Bikin TMI, Anak Usaha Baru untuk Investasi di Startup

Telkomsel Mitra Inovasi (TMI)
Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), unit modal ventura korporat dari Telkomsel. Foto: Telkomsel
Perusahaan telekomunikasi Telkomsel mengumumkan telah membentuk anak perusahaan baru yang mendukung aktivitas investasi di startup digital. Anak usaha bernama Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) ini juga akan melakukan kemitraan strategis dengan startup berkembang.
ADVERTISEMENT
Telkomsel telah menyediakan dana untuk menemukan, melakukan pendanaan strategis, dan bekerja sama dengan berbagai startup yang berada di tahap pertumbuhan awal (early-growth stage). Dana awal yang dikeluarkan TMI adalah 40 juta dolar AS atau setara Rp 575 miliar, berkolaborasi dengan MDI Ventures dan Singtel Innov8, yang keduanya adalah corporate venture capital milik Telkom dan Singtel.
TMI akan menjadi pihak yang bertanggung jawab dalam aktivitas investasi serta proses sinergi dan kolaborasi di berbagai unit bisnis Telkomsel untuk mendorong transformasi digital perusahaan. Inisiatif ini akan mengakselerasi pertumbuhan startup melalui penyediaan akses pada ekosistem, aset, dan keahlian Telkomsel.
Telkomsel Mitra Inovasi (TMI)
Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), unit modal ventura korporat dari Telkomsel. Foto: Telkomsel
Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah, mengatakan kehadiran TMI akan menjadi jembatan bagi investor untuk saling bersinergi menghadirkan kolaborasi investasi yang bisa diandalkan bagi para pendiri startup.
ADVERTISEMENT
“Kolaborasi kami bersama MDI Ventures Telkom dan Singtel Innov8 melalui TMI akan memberikan Telkomsel kemampuan untuk menghadirkan engagement model yang lebih fleksibel, responsif dan dapat diandalkan bagi startup yang mencari akses ke permodalan strategis kami, dan di saat bersamaan juga dapat menghadirkan user experience yang lebih baik dengan aliansi simbiosis yang berkelanjutan,” ujar Ririek, dalam siaran pers yang diterima kumparan, Senin (13/5).
Telkomsel Mitra Inovasi (TMI)
Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), unit modal ventura korporat dari Telkomsel. Foto: Telkomsel
Ririek juga berharap hadirnya TMI dapat berperan sebagai sarana untuk mengakses berbagai peluang baru di sektor teknologi. Senada dengan itu, CEO TMI Andi Kristanto juga mengatakan bahwa TMI akan bekerja sama dengan berbagai startup potensial untuk membangun rencana strategis dan operasional untuk memaksimalkan nilai jangka panjang.
ADVERTISEMENT
“Kami selalu mencari cara untuk memanfaatkan aset Telkomsel dan memposisikannya untuk bekerja dengan cara yang berbeda. Banyak market insights yang dapat kami berikan dari perspektif enterprise dan consumer di Indonesia. Hal ini juga membantu meningkatkan corporate awareness dalam ekosistem bisnis digital,” ujar Andi.
Pengembangan ekosistem digital dengan akselerasi perusahaan startup Indonesia bukan hal baru yang dilakukan Telkomsel. Perusahaan telekomunikasi tersebut bahkan sudah membangun program ajang pencarian dan pengembangan startup teknologi terbaik Indonesia bertajuk NextDev.
The NextDev
Ajang pencarian startup terbaik, The NextDev. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
Sejak 2015, lebih dari 5.000 startup dari 20 kota di Indonesia telah mendapatkan akses kepada sumber daya Telkomsel melalui program The NextDev. Pada 2018, Telkomsel juga meluncurkan program inkubasi untuk Internet of Things (IoT) bernama Telkomsel Innovation Center (TINC), yang bertujuan membantu mengeksekusi strategi go-to-market dan meningkatkan teknologi produknya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan