Telkomsel Mulai Bunuh 3G: Telepon Pakai 2G, Internet Pakai 4G
·waktu baca 3 menit

Telkomsel secara bertahap mulai mematikan jaringan 3G mereka di Indonesia. Hal ini dilakukan karena penggunaan jaringan 3G tidak lagi efisien untuk operasional perusahaan telekomunikasi.
Setelah jaringan 3G dimatikan, masyarakat dapat menggunakan jaringan 2G untuk kebutuhan komunikasi suara dan SMS. Sedangkan untuk penggunaan mobile data atau internet, masyarakat diminta untuk menggunakan jaringan 4G atau 5G, seperti lewat untuk panggilan telepon berbasis teknologi Voice over LTE (VoLTE) untuk pengalaman yang lebih stabil.
“Untuk layanan suara itu bisa jaringan 2G. Ngapain pakai 3G. Untuk data pakai jaringan 3G itu enggak reliable. Lebih baik pakai 4G atau 5G,” ujar Direktur Network Telkomsel Nugroho di Jakarta, dalam acara Switch Up 3G to 4G Telkomsel, Rabu (6/4).
Oleh karena itu, untuk memastikan terus inovasi membuat operasional efisien, maka kita putuskan untuk layanan voice itu pakai 2G, sedangkan layanan data bisa pakai 4G atau 5G.
- Nugroho, Direktur Network Telkomsel -
Selain karena sudah tidak relevan lagi, jumlah pengguna 3G juga dinilai semakin menurun dibanding pengguna 4G. Menurut Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kominfo, Ismail, jumlah pengguna 3G disebut turun cukup drastis selama pandemi COVID-19. Namun Ismail tidak merinci jumlah pengguna jaringan 3G dalam satuan angka.
“Setelah pandemi COVID-19 ini masyarakat benar-benar bertumpu pada dunia digital, internet, dan perangkat aktivitas komunikasi data, bahkan video,” jelas kata Ismail saat ditemui di acara Switch Up 3G to 4G Telkomsel, Rabu (6/4).
“Pengunaan data makin lama makin besar, sehingga pertumbuhan 3G makin lama makin rendah. Kisarannya 2-3 persen dari total pengguna 3G only itu.”
Seiring dengan menurunnya pengguna jaringan 3G, jumlah pengguna 4G disebut naik karena trafik data selama pandemi naik 10 sampai 15 persen. Sayangnya Ismail juga tidak merinci jumlah pengguna 4G di Indonesia.
Jaringan 3G sudah dimatikan di 3 daerah di Indonesia
Tahap pertama migrasi jaringan 3G ke 4G LTE sudah dilakukan secara bertahap per bulan Maret 2022 di 90 kota/kabupaten yang mencakup 766 kecamatan di Indonesia.
Beberapa daerah yang diketahui sudah melalui proses peningkatan jaringan ini adalah kabupaten Mimika di Papua, kabupaten Toli-toli di Sulawesi Tengah, dan kabupaten Indramayu di Jawa Barat.
Peningkatan jaringan ke 4G sendiri dilakukan bukan berdasarkan provinsi, namun dari kecamatan yang pemakaian jaringan 3G dan traffic-nya yang sudah kurang.
“Kami melihat berdasarkan daerah yang pelanggan 3G-nya sudah kurang, memang mereka sudah upgrade ke 4G. Itu yang kami prioritaskan. ”
Sebelum eksekusi dilakukan operator telah melakukan persiapan, mulai dari sisi teknis, sosialisasi kepada pelanggan, termasuk menyediakan layanan ganti kartu SIM lama ke 4G agar proses-proses upgrade tidak mengurangi kenyamanan komunikasi pelanggan.
