kumparan
16 April 2018 14:09

Terima Pesan Berantai Pakai Facebook Kini Harus Bayar? Itu Cuma Hoaks

Facebook
Ilustrasi Facebook. (Foto: Dado Ruvic/Reuters)
Sebuah pesan berantai yang berisi informasi akun berbayar Facebook tersebar di media sosial. Seorang pengguna Facebook bernama Rosali mengaku menerima pesan di Facebook Messenger-nya dari seseorang yang mengaku sebagai Manajer Facebook bernama Mark pada Minggu, pukul 16.02 WIB.
ADVERTISEMENT
Dalam pesan berantai tersebut tertulis," Hai saya Mark, Manajer Facebook. Halo semuanya, seperti semua peringatkan itu nyata. Menggunakan Facebook akan membutuhkan biaya," tulis akun tersebut.
Pesan berantai facebook
Pesan berantai facebook (Foto: Dok Rosali/pengguna Facebook)
Tidak hanya itu, dalam pesan tersebut juga disebutkan apabila Rosali meneruskan pesan itu ke semua teman Facebook-nya maka akun Rosali akan berubah menjadi biru yang berarti bisa menggunakan akun Facebook secara gratis.
Namun sebaliknya, apabila Rosali tidak meneruskan pesan tersebut, maka keesokan harinya pada pukul 6 sore Facebook akan menutup akun Rosali, dan untuk membuka akun tersebut Rosali harus membayar.
"Kami meminta pengguna aktif untuk meneruskan pesan ini ke semua orang di daftar kontak Anda. Jika Anda tidak mengirimkan pesan ini ke semua kontak Anda di Facebook, maka akun Anda akan dinonaktifkan," lanjut akun tersebut.
Pesan berantai facebook
Pesan berantai facebook (Foto: Dok Rosali/pengguna Facebook)
Dalam pesan tersebut juga diberitahukan bahwa ponsel Rosali akan diperbarui dalam 24 jam setelah menerima pesan berantai tersebut.
ADVERTISEMENT
"Pengguna Facebook yang terhormat, kami akan memperbarui ke Facebook mulai pukul 23.00 hingga pukul 5 pagi pada hari ini. Jika Anda tidak mengirimkan ini ke semua kontak Anda, pembaruan akan dibatallkan dan Anda tidak memiliki kemungkinan untuk mengobrol dengan teman Facebook Anda," ujar akun tersebut.
Pesan berantai facebook
Pesan berantai facebook (Foto: Dok Rosali/pengguna Facebook)
Di akhir pesan berantai itu, juga diselipkan video Mark Zuckerberg yang merupakan CEO Facebook.
Menanggapi hal tersebut, Facebook memberikan pernyataan melalui akun resminya Facebook Security pada Jumat, (13/4) pukul 20.47 WIB.
"Kami telah melihat laporan kebohongan (hoaks) yang mengklaim tentang biaya yang dibutuhkan untuk menggunakan Facebook dan satu-satunya cara untuk menggunakan Facebook secara gratis adalah dengan menyebarkan rumor ini. Ini jelas bohong.
ADVERTISEMENT
Seperti yang kami tegaskan melalui Pusat Bantuan kami bahwa Facebook merupakan situs gratis dan tidak pernah meminta bayaran kepada Anda untuk menggunakan situs ini.
Cek: https://www.facebook.cm/help/186556401394793," tulis Facebook dalam akun resminya.
Facebook
Facebook (Foto: Facebook.com)
Snopes, situs web yang digunakan untuk memvalidasi sekaligus mendiskreditkan mitos, gosip dan kabar bohong atau hoaks menyebut rumor serupa sudah disebarkan sejak tahun 2009.
Diharapkan para pengguna Facebook lebih berhati-hati apabila menerima pesan serupa dan segera melapor ke facebook.com/report.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan