Kumparan Logo

The Float: Mobil Layang Masa Depan

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
The Float: Mobil Layang Masa Depan (Foto: AP Video)
zoom-in-whitePerbesar
The Float: Mobil Layang Masa Depan (Foto: AP Video)

Insiden ban bocor hingga repotnya memarkir mobil tampaknya tak akan dirasakan manusia di masa depan bila kendaraan futuristik ‘The Float’ menjadi moda transportasi utama nanti. Tanpa roda, berbentuk pod alias kacang, dan bisa bergerak ke segala arah, menjadi ciri khas ‘mobil’ masa depan ini.

‘The Float’ adalah mobil konsep rancangan Yuchen Cai, mahasiswa desain industri Central Saint Martins UAL, yang memenangkan kompetisi desain kendaraan masa depan yang digelar produsen kendaraan asal Perancis Renault bekerjasama dengan kampus tersebut 21 September 2017 lalu.

Kompetisi tersebut mencari ide segar moda transportasi masa depan yang menitikberatkan penilaian pada aspek teknologi swakemudi, sistem modular, hingga pengembangan kendaraan bertenaga listrik.

Yuchen sendiri berinovasi dengan menciptakan The Float sebagai kendaraan yang bukan hanya menjadi moda transportasi.

“Ini lebih dari sekedar berpindah dari titik A ke titik B. Saya ingin membuat pengemudi dan penumpang dapat berinteraksi dengan dunia luar, itulah sebabnya mobil ini transparan,” ujar Yuchen usai diumumkan sebagai pemenang kompetisi tersebut di London, Inggris (21/9).

“Ini bisa membawa dunia luar masuk ke dalam kendaraan, baik jalanan maupun pedesaan. Itulah tren masa depan.”

Tidak menapak pada permukaan jalan, The Float dirancang menggunakan teknologi maglev (magnetic levitation) seperti yang digunakan pada Hyperloop Tesla buatan Ellon Musk. Mobil ini juga tidak memiliki sisi depan atau belakang, sehingga bisa dikemudikan ke segala arah tanpa perlu memutar balik.

Selain itu, bentuk pod yang dipasangi sabuk magnetik pun sengaja dibuat agar dapat dihubungkan pod yang satu dengan yang lain sehingga dapat mengakomodasi jumlah penumpang yang lebih banyak.

Penasaran ingin mengendarainya? Mungkin kita harus sabar menunggu, karena Renault sendiri belum berencana memproduksinya dalam waktu dekat.

video youtube embed