TikTok Perpanjang Durasi Video hingga 10 Menit
·waktu baca 2 menit

Tiktok tampaknya tak akan lagi menjadi platform video berdurasi pendek. Perusahaan baru saja mengumumkan perpanjangan durasi maksimum posting video vertikal menjadi 10 menit, membuat persaingannya dengan YouTube semakin panas.
Kabar mengenai kehadiran fitur video TikTok berdurasi 10 menit ini diungkap oleh konsultan dan analis media sosial, Matt Navara. Lewat Twitter pribadinya, Navarra mengunggah screenshot pengumuman dari TikTok mengenai perubahan ini.
“TikTok perlahan-lahan akan memasuki wilayah Youtube,” cuit Navarra. “Saya sekarang bisa mengunggah video durasi 10 menit.”
Tiktok lantas mengonfirmasi pembaruan ini dilakukan untuk membawa nilai bagi komunitas platform mereka dan memperkaya pengalaman aplikasi.
“Tahun lalu, kami memperkenalkan video yang lebih panjang, memberi komunitas kami lebih banyak waktu untuk membuat dan terhibur di TikTok,” kata juru bicara perusahaan kepada The Verge.
Hari ini, kami bersemangat untuk mulai meluncurkan kemampuan untuk mengupload video berdurasi hingga 10 menit, yang kami harap akan membuka lebih banyak kemungkinan kreatif bagi kreator kami di seluruh dunia.
- TikTok -
Konten yang lebih panjang ini secara umum lebih mudah untuk dimonetisasi dan membuat orang tetap berada di platform lebih lama. Meski begitu, Novara menyarankan TikTok perlu mencari tahu dengan tepat bagaimana memposisikan dan menyajikan video-video ini di platform mereka.
“Mereka dapat melakukannya dengan membuat ruangan khusus untuk konten berdurasi panjang karena [itu] tidak begitu baik ditempatkan di beranda vertikal yang biasanya dipakai untuk melihat video-video pendek secara cepat,” katanya.
TikTok memang diketahui sedang mengembangkan durasi video di aplikasi mereka agar lebih lama. Pada Juli 2021, perusahaan memungkinkan pengguna membuat dan posting video berdurasi hingga 3 menit.
Perubahan ini tentu menarik, karena ketika mereka berkembang dengan menawarkan konten yang lebih lama kepada pembuat dan pengguna, para pesaingnya justru melakukan hal yang sebaliknya.
Instagram diketahui meluncurkan platform video pendek Reel, Youtube dengan Shorts, dan Snapchat dengan Spotlight —yang ironisnya dihadirkan perusahaan setelah melihat kesuksesan TikTok itu sendiri.
